Hanya 1,5 Jam


Dr. Muhammad Arifin Badri, da’i Rodja TV:

Andai dosa memiliki aroma, atau paling kurang membuat wajah menjadi hitam, saya yakin tidak seorangpun yang sudi menjadi temanku.

Namun ternyata yang menjadi hitam adalah hatiku, karena itu banyak orang yang terperdaya oleh manisnya tutur kataku, dan penampilanku.

Ya Allah ampunilah dosa2 ku yang tidak kuasa aku menghitungnya.
اللهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا»
Ya Allah limpahkanlah ketakwaan kepada jiwaku, sucikanlah jiwaku, sejatinya Engkau adalah Sebaik-baik Dzat Yang mensucikan jiwa. Engkau adalah Yang Kuasa Mengurusi dan sekaligus Yang Menguasai jiwaku

Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan jiwa yang tiada pernah khusyu’ ( tunduk), jiwa yang tiada pernah merasa puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan. (Muslim dll)

**************

TERNYATA WAKTU KITA HANYA 1,5 JAM SAJA UNTUK MENENTUKAN NASIB YG ABADI

Pantaslah Allah bersumpah demi waktu. Yang banyak menipu manusia terlalai, tertipu dan tak memikirkannya. Mari kita lihat berdasarkan Al Qur’an sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun.
24 jam akhirat = 1000 tahun.
3 jam akhirat = 125 tahun.
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun.

Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja.

  • Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka. (QS 35:15, 4:170).
  • Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah.
  • Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan nafsu dan mengganti dgn sunnahNya (QS 12:53, 33:38).

“Satu Setengah Jam” sebuah perjuangan yg teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surgaNya. Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti.

Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui” (QS 23:114)

*****************

Jangan jadikan dunia ini sebagai tujuan…

Ingat…bahwa tujuan seorang mukmin yaitu Akhirat…

Muhibbud dunya laayanfakkhu min tsalaatsin – Cinta kepada dunia ini tidak lepas dari 3 hal:

  1. (hammun laadzim) kesedihan yang terus menerus
  2. (wa ta’abun dhoim) kelelahan yang terus menerus
  3. (wa hasratun laa tankhodhi ) dan kerugian yang tiada habisnya…

Islam tidak bertentangan dengan kekayaan, siapa saja yang mencari harta kemudian menjadi kaya raya tidak dilarang dalam islam, yang dilarang adalah tertipu dengan dunia, Lupa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan kehidupan dunianya.

Ketahuilah sesungguhnya kalau kita tidak waspada, Harta yang kita miliki ini bisa menjadi fitnah. Harta yang kita miliki jika tidak melalaikan dari Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala apalagi di keluarkan dalam rangka meraih pahala yang besar bagiNya, maka harta yg kita miliki menjadi (Amal) Jariyah bukan menjadi Malapetaka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: