Lahir Normal Turunkan Risiko Alergi


Anda ingin melahirkan normal atau melalui operasi caesar?

Banyak yang bilang melahirkan normal (tanpa operasi caesar) lebih menguntungkan. Ibu tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk pemulihan. Tanpa disangka, melahirkan normal juga mengurangi risiko alergi pada anak. Hal itu, berkaitan dengan hygiene hypothesis. Angka kejadian infeksi berbanding terbalik dengan penderita alergi. “Di suatu wilayah, bila angka kejadian infeksinya tinggi, pendertia alerginya rendah. Begitu juga sebaliknya.”

Sebelum menjalani operasi caesar, bagian perut ibu yang akan dibedah disterilkan dulu. Bahkan ada kalanya ibu minum antibiotik untuk mengurangi kemungkinan mengalami infeksi. Harapannya, bayi terlahir dalam kondisi steril. Ibu biasanya senang buah hatinya terlahir super steril. Padahal justru kondisi tersebut merugikan. Sebab kemungkinan anak mengalami alergi di kemudian hari jadi tinggi.

Sebaliknya, kecil kemungkinan ibu yang melahirkan normal menderita alergi. Bila melahirkan normal, bayi keluar melalui jalan lahir yang tidak steril. Bayi juga mengisap lendir yang melekat di jalan lahir.

Saat lendir tersebut diteliti, ternyata berisi ribuan mikroba.”

Nah, kuman dalam lendir yang tertelan bayi tersebut justru berpotensi melindungi buah hati akan kemungkinan mengalami alergi di kemudian hari. Namun, tak perlu khawatir kuman yang tertelan akan menjadi ganas atau menimbulkan penyakit.

Kuman-kuman tersebut bersifat probiotik. Justru membantu mencegah munculnya alergi.”

Maka disarankan untuk melahirkan normal kecuali bila ada masalah kehamilan dan persalinan. Misalnya, ibu mengalami pre eklamsia atau bayi terlilit tali pusatnya. Dengan begitu, sulit untuk melahirkan normal.

Para ibu juga hendaknya tidak terlalu ketat atau melarang keras buah hatinya bermain. Misalkan buah hati yang secara tak sengaja memakan remahan roti yang tercecer di lantai (“Upss… blm 5 menit!”). Bila mengetahui, kebanyakan ibu langsung melarang.

Saya pikir, sedikit kotor tak masalah buat anak. Itu juga sebuah proses pembelajaran.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: