Keluhan Pada Ibu Hamil… (1)


Ibu hamil kadang mengeluh mual muntah, perut kembung, keputihan, sembelit, nyeri kepala, dll. Kali ini saya akan membahas mengenai keluhan-keluhan tersebut disertai tips-tips untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat…

MUAL MUNTAH

Mengapa terjadi mual muntah pada ibu hamil…???

Mual muntah adalah keluhan yang sering terjadi pada ibu hamil muda, disebut juga morning sickness. Biasanya timbul pada minggu ke-6 hingga ke-12 kehamilan, paling berat minggu 9-10 dan biasanya hilang pada minggu ke-16. Keluhan ini disebabkan peningkatan hormon beta hCG pada awal kehamilan, sehingga memicu peningkatan asam lambung dan menyebabkan ibu hamil merasa kembung dan nyeri ulu hati.

TIPS:

  1. Bangun perlahan pada pagi hari, kemudian konsumsi makanan ringan dan teh manis sebelum benar-benar berdiri dan beraktivitas. Sediakan camilan dekat tempat tidur sehingga mudah meraihnya saat bangun atau merasa lapar dan mual.
  2. Apabila merasa mual terus menerus usahakan tetap makan apa saja yang mampu dikonsumsi. Jangan berhenti makan walaupun sedikit, setidaknya dua jam sekali dan menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaaat sehingga mnegalihkan perhatian kita dari rasa mual tersebut.
  3. Hindari makanan yang pedas, goreng-gorengan, makanan bersantan, dan bau-bauan yang menyebabkan asam lambung meningkat sehingga gejala mual bertambah parah. Ingat, bahwa wanita hamil memiliki penciuman yang lebih sensitif terhadap bau-bauan (contohnya ada yang sangat sensitif dengan bau masakan, bau detergen, bahkan ada yang bau parfum suami).
  4. Banyak minum, makanan yang mengandung jahe., mengandung vitamin B (biasanya dari buah alpukat, jagung, kacang atau suplemen). Cukup istirahat dan tidur biasanya dapat meringankan gejala mual muntah pada ibu hamil.
  5. Segera konsultasi ke dokter apabila kondisi memburuk.

KEMBUNG

Kembung adalah gejala yang terdapat pada ibu hamil trimester I dan trimester III. Pada awal kehamilan biasanya akibat kerja hormon kehamilan yang punya efek memperlambat kerja usus. Sedangkan pada trimester III, pembesaran uterus sehingga menekan pergerakan saluran pencernaan juga merupakan penyebab terjadinya gejala tersebut.

TIPS:

  1. Kurangi makanan dan minuman yang mengandung banyak gas seperti kol, kacang-kacangan, minuman bersoda, asaparagus.
  2. Olahraga yang ringan dan teratur dapat membantu proses pencernaan dalam tubuh.
  3. Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan udara tertelan cukup banyak dalam tubuh seperti: jangan minum memakai sedotan, makanlah perlahan-lahan, jangan minum terlalu banyak saat makan, dll.

KEPUTIHAN

Vagina secara normal memang mengeluarkan cairan yang jernih, tidak berbau dan tidak gatal yang berasal dari sekresi kelenjar dinding vagina, leher rahim, dan flora normal vagina. Namun pada saat hamil, cairan tersebut menjadi lebih banyak. Hal ini wajar terjadi akibat adanya perubahan hormonal dan peningkatan sirkulasi pada alat kelaminwanita tersebut. Apabila terjadi perubahan lain misalnya berbau tidak sedap, putih seperti susu, kuning atau kehijauan, nyeri atau bahkan gatal, maka bisa disimpulkan telah terjadi infeksi yang biasa disebabkan jamur atau bakteri. Menjaga kebersihan diri merupakan pencegahan paling utama terhadap penyakit ini.

TIPS:

  1. Tidak perlu pengobatan pada keputihan yang normal.
  2. Menjaga kebersihan dan kesehatan khususnya kebersihan dan kesehatan daerah alat kelamin misalnya mencuci daerah kemaluan dari depan, jaga kelembaban serta menggunakan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat dan terbuat dari katun, menyerap keringat, sehingga tidak lembab.
  3. Jangan melakukan basuh vagina (douche) agar tidak mengganggu keseimbangan flora normal dalam vagina dan dapat meningkatkan risiko infeksi vagina.

SEMBELIT (SUSAH BUANG AIR BESAR)

Sembelit biasanya terjadi pada trimester I dan trimester III, oleh karena adanya perubahan hormonal dan penekanan usus bagian bawah akibat pembesaran uterus. Hal ini akibat efek pencernaan makanan yang cukup lama. Adanya pemberian zat besi pada ibu hamil juga dapat mengakibatkan sembelit. Namun hal ini tidak berbahaya, apabila tidak ada penyakit lain.

TIPS:

  1. Konsumsi makanan berserat seperti roti gandum, sereal buah, sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan.
  2. Makanlah sedikit namun sering sehingga pencernaan tetap aktif.
  3. Banyak minum.
  4. Olahraga teratur untuk menjaga kekuatan otot dan membuat saluran pencernaan tetap aktif.

RASA KENCANG DI PERUT (KONTRAKSI)

Rasa kencang atau kontrkasi yang dirasakan oleh ibu hamil namun tidak mengarah pada persalinan (kontraksi Braxton Hicks). Biasanya timbul mulai minggu ke-20 hingga ke-22. Kontraksi makin sering dengan meningkatnya usia persalinan. Hal ini wajar terjadi namun apabila terjadi lebih dari enam kali dalam satu jam, tidak berhenti walaupun sudah istirahat dan minum air, maka dianjurkaan agar konsul ke dokter.

TIPS:

  1. Minumlah cairan dalam jumlah yang cukup karena dehidrasi dapat menimbulkan kontraksi.
  2. Saat terjadi kontraksi, duduk dengan tenang serta tarik napas dalam perlahan. Hal ini dapat meringankan rasa nyeri akibat kontraksi uterus.
  3. Usahakan relaks dan istirahat yang cukup, dapat mengurangi kejadian kontraksi uterus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: