ASAM FOLAT: Mengapa Dokter Merekomendasikannya Pada Masa Pre-Pregnancy?


Do take folic acid for pre-pregnancy, during pregnancy and give your baby a better chance for leading a healthy, normal life.

Semua dokter merekomendasikan asam folat sebagai suplemen yang penting bagi seorang wanita yang merencanakan kehamilan (pre-pregnancy). Pre-pregnancy adalah dua hingga empat bulan sebelum kehamilan. Sehingga diharapkan dalam makanannya sehari-hari harus mengandung asam folat yang cukup. Mengapa???

  1. Asam folat adalah salah satu vitamin yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan otak, tulang belakang dan tulang tengkorak pada janin. Asam folat akan membantu mencegah cacat pada janin seperti neural tube defect (NTD), yang bisa bermanifestasi pada bayi nantinya sebagai cacat kongenital (bawaan). Contoh manifestasi NTD adalah spina bifidaanensafalus, ensefalokel, dll. Untuk mengetahui penyakit apakah itu? Silahkan klik paman Google aja ya🙂
  2. Asam folat juga mencegah terjadinya cacat pada jantung, bibir sumbing dan sumbing langit-langit mulut.
  3. Asam folat merupakan bahan esensial untuk sintesis DNA dan RNA yang penting untuk metabolisme inti sel, termasuk sel darah merah.

Dokter merekomendasikan asam folat sebanyak 400 mcg setiap hari sebelum masa konsepsi. Wanita disarankan mengkonsumsi asam folat 3 bulan sebelum hamil dan kemudian melanjutkannya hingga awal trimester kedua. Yang perlu diingat bahwa, suplemen asam folat pemberiannya harus sesuai kebutuhan yaitu pada masa pre-pregnancy dan pada kehamilan awal. Karena penggunaannya pada perempuan yang mengkonsumsi makanan pelengkap (termasuk suplemen asam folat ini) sepanjang kehamilan mereka, atau dari 16 sampai 30 pekan, meningkatkan resiko mereka memiliki anak yang menderita asma sebanyak 30 %. Berdasarkan penelitian ilmuwan Australia, angka asma pada anak-anak telah meningkat di seluruh negara maju disebabkan penggantian makanan, dan terutama penggunaan secara berlebihan makanan pelengkap. Jadi sebaiknya memang kembali ke makanan alamiah sebagai sumber asam folat.

Makanan yang kaya asam folat antara lain adalah sayur-sayuran hijau seperti brokoli, kacang polong, buncis, buah jeruk, kacang tanah, kacang-kacangan, gandum, strawberi, semangka, anggur, pisang, bayam. Roti dan sereal yang telah difortifikasi juga merupakan sumber asam folat yang baik.

Wanita yang sebelumnya pernah melahirkan bayi dengan NTD, wanita yang menderita epilepsi dan wanita-wanita dengan riwayat diabetes melitus (kencing manis) harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum minum suplemen asam folat pada saat merencanakan kehamilan. Hal ini disebabkan mereka mempunyai risiko tinggi melahirkan bayi dengan NTD. Bayi dengan NTD perkembangan otaknya sangat kecil dan meninggal segera setelah dilahirkan. Spina bifida pada bayi baru lahir (salah satu manifestasi NTD) dapat menyebabkan paralisis (kelumpuhan) tubuh bagian bawah secara permanen, tidak dapat mengontrol buang air kecil dan buang air besar (incontinensia uri et alvi).

NTD umumnya berkembang dalam 30 hari setelah konsepsi, sehingga penting diperhatikan bagi wanita untuk menurunkan risiko terajdinya NTD dengan mengkonsumsi makanan yang kaya asam folat juga bisa disertai dengan suplemen asam folat sebelum hamil (pre-pregnancy) dan pada saat hamil. Pemberian suplemen asam folat dosis tinggi dapat menurunkan risiko terjadinya NTD hingga 70 %. 

PENTINGNYA MAKANAN DENGAN GIZI SEIMBANG PADA MASA PRE-PREGNANCY

Mo nambah lagi niy (meskipun ga sesuai ma judul besarnya, hehe…). Perencanaan makan dan nutrisi bagi wanita yang merencanakan kehamilan perlu diperhatikan.

  1. Suplemen kalsium dan multi vitamin juga direkomendasikan. Makanan yang kaya kalsium antara lain susu dan produk susu, sarden atau salmon, brokoli, bayam, tahu jepang, dll. Kalsium sangat berperan dalam pembentukan tulang dan gigi, kontraksi otot dan berperan dalam fungsi saraf.
  2. Suplemen besi dibutuhkan juga selama pre-pregnancy untuk memproduksi sel darah merah (hemoglobin) pada janin, sehingga mencegah anemia selama kehamilan. Daging berwarna merah, bayam, kedelai, roti dan sereal gandum yang telah difortifikasi, merupakan contoh sumber zat besi.

Yang perlu diperhatikan juga adalah menghindari makan makanan cepat saji (junk food), makanan berlemak, daging mentah atau setengah matang, pelihara berat badan dengan menu makanan yang bergizi dan mengkonsumsi suplemen makanan yang direkomendasikan pada saat pre-pregnancy sama halnya pada saat kehamilan.

Wanita dengan obesitas dan lebih tua harus mengkonsumsi suplemen asam folat pada saat pre-pregnancy karena janinnya mempunyai risiko tinggi terjadi NTD. Umumnya NTD dapat dideteksi sebelum kelahiran. Akan tetapi, risiko terjadinya cacat kongenital pada janin dapat diturunkan dengan mengkonsumsi suplemen asam folat selama pre-pregnancy dan saat hamil.

Mulailah dengan gaya hidup sehat seperti makan makanan yang sehat, olahraga di bawah bimbingan/ pantauan dokter, menjaga berat badan ideal, menghindari rokok, minum-minuman keras, obat-obatan terlarang, menghindari kontak dengan zat-zat yang berbahaya di kantor maupun di rumah (seperti zat-zat kimia), menghindari hewan-hewan yang berpotensial sebagai pembawa penyakit seperti kucing yang dapat menimbulkan toxoplasmosis, dll.

*********************** 

Sumber: beberapa website kedokteran dan kumpulan ilmu yang terserakkan

– Kuala Lumpur, 17 November 2009 –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: