GO TO ABROAD: Hati-hati Dengan Pajak Fiskal Bandara!


Sambungan dari artikel sebelumya: BAGAIMANA CARA MEMBUAT PASPOR?

Setelah anda membuat paspor, jangan melupakan yang satu ini. Fiskal Bandara yang menanti dengan senang hati. Jika kita tidak punya NPWP (Nomer Pokok Wajib Pajak), bersiaplah merogoh kocek untuk dibayarkan ke petugas fiskal bandara sebesar Rp 2.500.000, bukan jumlah yang sedikit kan? So segera urus NPWP minimal 3 atau 4 hari sebelum berangkat ke LN. Karena NPWP akan mulai berlaku 3 hari setelah dibuat.

Cara membuat NPWP mudah, dibutuhkan waktu hanya 15 menit kalau sedang tidak antri, jadi alangkah baiknya jika jam 8 pagi kita sudah datang, sehingga tidak perlu antri atau kalaupun antri tidak terlalu panjang dan lama menunggu. Siapkan fotokopi KTP.  Bagi yang sudah memiliki paspor, nomer paspor kita akan dibutuhkan dan sangat membantu (ini kata salah satu petugasnya). Saya menggunakan nomer paspor juga dan memang terbukti cepat, tetapi tidak tahu lagi jika tidak memiliki paspor apakah waktu pembuatannya akan lebih lama.

Di kantor pajak, sambil menunggu dipanggil sesuai urutan, mintalah formulir yang harus diisi ke petugas yang ada di sana.

LALU…???

Setelah membuat NPWP, pertanyaannya kemudian adalah, “Apa yang harus kita lakukan dengan NPWP yang sudah dibuat? Bagaimana caranya agar saat di bandara tidak diminta membayar fiskal?”

Mudah-mudahan pertanyaan-pertanyaan di atas bisa segera terjawab…

Jadi, saat kita hendak pergi ke luar negeri, sebelum ke bandara jangan lupa menyiapkan fotokopi NPWP, paspor dan KTP (ketiganya cukup 1 kali fotokopi). Fotokopi KK (kartu keluarga) dibutuhkan jika kita pergi bersama keluarga atau menggunakan NPWP suami atau orang tua. Di bandara memang akan ada orang-orang yang memberikan “jasa pelayanan” fotokopi dan sekaligus pengurusan bebas fiskal tadi, akan tetapi kita harus mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sebanding dengan bila kita mengurusnya sendiri. Lagipula mudah sekali mengurusnya. Setelah check in dan mendapat boarding pass, kemudian kita menuju ke counter bebas fiskal. Untuk bandara Juanda, Surabaya, loket cukup mudah ditemui karena ditandai dengan papan tulisan cukup besar dan mencolok, tepat di seberang tempat kita melakukan check in. Lalu kita serahkan ketiga lembar fotokopi tadi beserta boarding pass. Petugas akan menempelkan stiker pada boarding pass kita tadi berupa tanda bebas fiskal, yang nantinya akan diperiksa saat memasuki ruang tunggu keberangkatan.

It’s very simple, isn’t it?  Selamat mencoba! Semoga bermanfaat🙂

(Jika ingin mengetahui lebih lengkap mengenai pasport, visa dan yang berhubungan dengan pernak-pernik ke luar negeri, bisa kunjungi http://totosp.wordpress.com/)

3 Responses

  1. kalo di cengkareng dmn tempaynya untuk bayar viskal krn saya g’pny npwp

  2. kalo di cengkareng dmn tempatnya untuk bayar fiskal, krn saya tdk pny npwp dan br kali ini aq mw ke luar negri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: