SULITKAH MERAPATKAN SHAF SAAT SHOLAT BERJAMAAH?!!


Ukhti, seringkali saat saya mengerjakan sholat berjamaah, seperti sholat Tarawih, banyak jamaah akhwat (perempuan) yang tidak merapatkan shafnya. Mereka berdiri di atas sajadahnya masing-masing, sehingga banyak celah diantara mereka, apalagi jika sajadahnya makin besar maka makin besar pula celah yang dibuat. Kadang saya berusaha merapat ke salah satu sisi, misalnya ke kanan saya. Akan tetapi, sisi sebelah kiri makin besar celahnya. Saya mencoba mengingatkan dengan merapatkan bahu/ pundak akhwat di sebelah kanan atau kiri saya, bahkan dengan menyampaikannya secara langsung agar merapatkan barisan. Sayangnya… tidak berlangsung lama. Secara pelahan, kembali timbul celah dalam shaf kami. Serba salah mau merapat ke arah mana. Sehingga kadang berusaha merapat ke salah satu sisi dan kadang tetap bertahan di tengah agar celah tidak semakin besar.

Ukhti, marilah kita ajak saudara-saudara kita untuk meluruskan dan merapatkan shafnya saat sholat berjamaah. Bagaimana caranya? Yaitu dengan menempelkan bahu kita dengan bahu jamaah2 lain di samping kanan dan kiri kita, serta menempelkan kaki kita dengan kaki jamaah di samping kita.

Tegakkan (luruskan dan rapatkan, pent-) shaf-shaf kalian, karena sesungguhnya aku melihat kalian dari balik punggungku” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Dan salah satu dari kami menempelkan bahunya pada bahu temannya dan kakinya pada kaki temannya” (HR. Bukhari)

Tegakkan shaf-shaf kalian dan rapatkan bahu-bahu kalian dan tutuplah celah-celah dan jangan kalian tinggalkan celah untuk syaithan, barangsiapa yang menyambung shaf niscaya Allah akan menyambungnya dan barangsiapa memutus shaf niscaya Allah akan memutuskannya”. (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim )

Akan tetapi sungguh amat sangat disayangkan, sunnah meluruskan dan merapatkan shaf ini telah diremehkan bahkan dilupakan kecuali oleh segelintir kaum muslimin. Semoga kita termasuk orang yang mengamalkan sunnah ini. Aamiin…

2 Responses

  1. iya mbak, sejadah model sekarang ukurannya besar2 dan rata2 memakai sejadah sendiri2…ckck.. kalau saya biasa 1 sejadah berdua biar mengisi shaf yang kosong😀

    • Alhamdulillah jk qt bs merapatkan shaf, setidaknya dimulai dr diri qt dan keluarga.
      Sdh prnh sy tanyakan ke Ustadz, kt beliau semampu qt untuk mengingatkan & jk ttp ga bs, ya stidakx jgn membuat celah tadi makin lebar. So, ttp berada di tengah daripada ke kiri or ke kanan qt, jk kemudian celah tadi malah jd makin lebar.
      Mudh2an ttp istiqomah ya Dek ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: