LALU LINTAS JEMBER DI PAGI HARI


Lalu lintas Jember di pagi hari tentunya jauh berbeda dengan di kota besar seperti Surabaya dan Jakarta, yang sudah dapat dipastikan macet dimana-mana. Belum lagi polusi udara menambah ketidaknyamanan kita jika terjebak kemacetan lalu lintas.

Akan tetapi, di luar  dugaan saya selama ini yang mengira bahwa lalu lintas pagi hari tidak akan ramai atau bahkan macet, ternyata beberapa ruas jalan seperti jalan Trunojoyo, jalan Kartini dan  Diponegoro justru rawan mengalami kemacetan. Keadaan ini bisa disebabkan oleh meningkatnya jumlah pengguna jalan pada pagi hari, juga aktivitas di depan sekolah-sekolah dan pasar yang menyebabkan penyempitan jalan.

Mengetahui kondisi itu, maka saat mengantar adik ke sekolah, saya putuskan untuk melewati jalan alternatif yang kecil kemungkinan macet. Ternyata… bukan macet yang terjadi memang, akan tetapi kendaraan hanya bisa melaju dengan kecepatan rendah. Dan dibutuhkan ekstra energi untuk melewati jalan-jalan dengan keadaan cukup ramai tadi yaitu harus lebih fokus dengan kendaraan-kendaraan lain yang ada di sekitar kita.

Ingin terhindar dari keramaian lalu lintas Jember? Berangkatlah ke kantor atau ke sekolah lebih pagi sebelum jam 06.30 WIB, biar jadi siswa ataupun pegawai teladan bukan “telatan”🙂. Jam delapan ke atas, biasanya lalu lintas juga sudah mulai sepi. Kemudian carilah jalan alternatif untuk menghindari daerah rawan macet. Ini tips buat yang naik kendaraan pribadi, tapi bagi pengguna jasa angkutan umum, terutama murid-murid sekolah, berangkatlah sebelum jam 06.00 WIB karena bis biasanya sudah penuh sesak, sedangkan sopir angkutan lain akan berpikir panjang untuk mengangkut anak sekolah karena bayarnya lebih murah.

Teringat masa SMP saat harus berdesakan naik bis kota. Jika waktu menunjukkan pukul enam lewat berapapun, maka harus bersiap bertemu dengan guru BK yang agak “killer” karena terlambat datang ke sekolah🙂, Alhamdulillah jarang telat karena belajar dari pengalaman dan tidak ingin keseringan menghadap bu guru BK tadi, bisa sport jantung alias takut bin dag dig dug der…

Ternyata… Jemberku sudah semakin penuh sesak…

One Response


  1. Teringat masa SMP saat harus berdesakan naik bis kota.
    ….
    klu aku masa SMA dulu…tp bukan bis kota tp ANGKUDES…

    salam kenal….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: