Perpisahan dan Perjumpaan, Datang Silih Berganti


Pada setiap perjumpaan, akan ada perpisahan. Begitu juga sebaliknya.  Begitulah roda kehidupan akan terus berputar, kadang suka kadang duka, ada yang awalnya di atas, kemudian menjadi di bawah. Kata perpisahan seakan sulit dan berat memang untuk dikatakan. Seperti Danti yang berat bila harus terpisah jauh dengan suaminya, Wanto. Namun sudah menjadi pilihan mereka di awal perkenalan hingga memutuskan menikah, untuk hidup berjauhan sementara waktu, dengan komitmen Wanto akan pulang tiap 1 atau 2 bulan sekali. Masing-masing memiliki pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan begitu saja. Meskipun sebenarnya bagi Danti, suami istri idealnya hidup bersama, dan ia rela meninggalkan pekerjaannya. Akan tetapi, ada berbagai pertimbangan yang harus ia pikirkan untuk mengambil langkah itu. Yang jelas, saat ini Danti sedang menikmati perannya sebagai istri .

Danti pernah berujar kepada Wanto bahwa ada empat keadaan yang sedang ia jalani sekarang, dan mungkin juga dirasakan oleh Wanto. Yaitu saat menunggu kedatangan Wanto, kemudian saat bersama dengan Wanto, lalu saat mengantar Wanto ke stasiun untuk kembali ke negeri tempatnya bekerja, dan terakhir saat-saat sendiri tanpa Wanto di sisi (sesaat segera setelah Wanto berangkat ke negeri tempatnya bekerja). Dari semua keadaan tadi, Danti merasa bahwa saat bersama Wanto adalah saat yang paling membahagiakan, sedangkan saat sendiri segera setelah Wanto kembali ke negeri tempatnya bekerja adalah saat yang paling menyedihkan. Tapi, Danti selalu berkata pada dirinya sendiri bahwa tidak akan ada perasaan amat bahagia saat bertemu Wanto jika tidak diikuti perasaan sedih saat Wanto pergi. Mungkin hari-hari akan terasa kurang bervariasi dan hambar, berbeda bila tidak bertemu beberapa hari apalagi bulan.  Bagaimana akan ada perjumpaan jika tidak diikuti adanya perpisahan. Sekedar memberikan semangat buat diri Danti pribadi…Lagipula Allah Ta’ala selalu bersama hambaNya, ya kan Danti🙂

Buat Danti, Wanto adalah seorang “pejuang maisyah”. Danti selalu berharap Wanto bahagia dan menikmati segala sesuatu yang telah dijalani sekarang. “Semoga Allah selalu meridhoi setiap langkah-langkahmu Mas, memberimu kemudahan dalam setiap urusan dan memberimu kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Aamiin”, harapan Danti di setiap doa-doanya.

2 Responses

  1. Wah, mirip banget ma kisah NUR dan ANDI yah… hehehe
    Tenang aja, tiap DANTI dan WANTO berjumpa, serasa penganti baru melulu tuh…😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: