SADARI, Cara Mudah Mendeteksi Tumor Payudara


Pernah dengar tentang SADARI? Bukan nama makanan atau sejenis organisai politik lho…Yup, itu adalah sebuah singkatan dari PERIKSA PAYUDARA SENDIRI. Bagaimana caranya dan untuk apa siy dilakukan??? Ehmm…sebelumnya, saya jadi teringat teman saya. Saat itu sekitar pertengahan bulan Februari tahun lalu, beberapa hari setelah saya diwisuda dan angkat sumpah dokter, datanglah salah seorang teman ke kamar saya. Setelah mengobrol beberapa menit, kemudian dia menunjukkan sesuatu. Yup…ada semacam benjolan di payudaranya, benjolan sebesar kelereng, bentuknya bulat, mudah digerakkan dan Astaghfirullah…Ternyata tidak hanya satu benjolan yang ditemukan, tp sekitar dua benjolan yang ukurannya lebih kecil. Dengan mata telanjang, tentu saja kita tidak dapat melihatnya, tetapi harus diraba. Sayangnya…teman saya baru mengatakannya sekarang, tapi insya Alloh tidak ada kata terlambat, apalagi benjolan pada teman saya ini termasuk yang jinak. Akhirnya…saya sarankan teman saya untuk ke poli bedah RSCM, karena benjolan tersebut harus diangkat melalui operasi.

Setiap benjolan abnormal (seharusnya tidak ada), disebut sebagai tumor. Tumor sendiri ada yang berupa neoplasma dan non neoplasma. Neoplasma sendiri, ada yang jinak dan ada yang ganas, yang lebih dikenal sebagai kanker, tapi bukan kantong kering lho…🙂. Benjolan yang ada pada teman saya tadi dikatakan jinak karena dari ciri2nya bisa diketahui bahwa benjolan tadi termasuk Fibro Adenoma Mammae (FAM), is it sound familiar 4 U? Ciri2 yang dapat dikenali dari FAM ini adalah benjolan yang bentuknya bulat seperti kelereng, tidak melekat dan mudah digerakkan, pertumbuhannya lambat, karena memang termasuk tumor jinak. (Jadi ingat saat di bagian bedah, dosen saya pernah mengatakan bahwa kalau kita dah pernah meraba FAM, insya Allah ndak akan lupa seumur hidup dan itu terbukti!!!). Meskipun jinak, tetap saja bisa tumbuh dan memperbanyak diri, tapi amat jarang yang menyerang organ lain. Berbeda dengan kanker payudara, karena ganas, maka benjolannya bisa membesar dalam tempo yang singkat, bahkan bisa menyebar ke organ lain, seperti paru-paru, hati, dan tulang. Stadium lanjut dari kanker ini, dapat ditemukan benjolan di ketiak, kulit payudara menjadi seperti kulit jeruk (peau de orange), ditemukan luka yang membusuk di payudara dan diikuti gejala umum dari kanker yaitu penurunan nafsu makan, berat badan, demam yang tidak terlalu tinggi, lemes, dll.

Nah…seringkali, tumor ini tidak terdeteksi, terutama yang jinak dan yang masih dini, karena kadang gejalanya tidak bermanifestasi dan tidak disadari. Oleh karena itu…bagi wanita dan ibu-ibu, disarankan hendaknya untuk melakukan SADARI. Dilakukan setiap bulan setelah selesai haid atau hari ke-5 or hari ke-7 haid, dilakukan pada saat mandi, dengan cara meraba payudara apakah ada benjolan. Jika ada, segera konsultasikan ke dokter. So…mudah kan untuk mendeteksi adanya tumor payudara sejak dini. Dan sebagai peringatan bagi wanita agar lebih waspada terhadap kanker payudara, sekarang tidak hanya pada wanita usia di atas 40 tahun saja bisa ditemukan, tapi…beberapa kali saya menemukan wanita usia 20-30 tahun sudah menderita kanker payudara, bahkan dengan stadium lanjut. SELAMAT MENCOBA SADARI !!! Dan semoga Allah selalu memberikan nikmat sehat kepada kita semua, Aamiin… Tetap semangat dalam ibadah dan terus berdoa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: