<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Just to Share Everythings</title>
	<atom:link href="http://desiemeilana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://desiemeilana.wordpress.com</link>
	<description>Campur sari, serba-serbi, semua dech ada di sini, monggo pinarak...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 07:24:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='desiemeilana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/ffa838f032cdd5795b2a38fe0767a818?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Just to Share Everythings</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://desiemeilana.wordpress.com/osd.xml" title="Just to Share Everythings" />
	<atom:link rel='hub' href='http://desiemeilana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kenali Tangisan Bayi Anda</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/09/24/kenali-tangisan-bayi-anda/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/09/24/kenali-tangisan-bayi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 01:33:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PaRenTiNg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1382</guid>
		<description><![CDATA[Tak usah panik jika bayi menangis. Bunda dapat mengatasinya dengan mudah jika tahu sebabnya. Jangan pula berpikir ia anak yang rewel. Tangisan bayi adalah caranya berkomunikasi dengan Bunda dan mengutarakan lapar, sakit, takut, kantuk, dan lainnya. Jadi, bagaimana agar para orangtua mengetahui apa yang ingin diutarakan bayinya? Akan sulit untuk menginterpretasikan tangis bayi, khususnya untuk orangtua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1382&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tak usah panik jika bayi menangis. Bunda dapat mengatasinya dengan mudah jika tahu sebabnya. Jangan pula berpikir ia anak yang rewel. Tangisan bayi adalah caranya berkomunikasi dengan Bunda dan mengutarakan lapar, sakit, takut, kantuk, dan lainnya. Jadi, bagaimana agar para orangtua mengetahui apa yang ingin diutarakan bayinya? Akan sulit untuk menginterpretasikan tangis bayi, khususnya untuk orangtua yang baru pertama kali menangani bayi. Oleh karena itu, kemampuan ini perlu dilatih dan diasah.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Saat bayi berumur 0-3 bulan, arti tangisannya tidak banyak. Semakin bertambah umurnya, semakin banyak pula artinya, yang kadang susah untuk diterjemahkan. Pernah suatu hari Shofiya menangis, sedikit merengek siy tepatnya, tetapi makin lama makin kenceng. Sudah coba diberi minum atau makanan&#8230;eh ternyata tidak sedang lapar, coba ditidurkan&#8230;eh ternyata tidak mengantuk. Baru terdeteksi kemudian oleh Abinya, ternyata sebelumnya Shofiya melihat Yangtinya pamitan ke luar rumah pake helm (naik sepeda motor), trus berikutnya sepupunya juga pergi ke luar rumah bersama ortunya dan Shofiya juga melihatnya. Ternyata&#8230; Shofiya ingin diajak ke luar rumah juga. So&#8230; setelah kami mengajaknya keluar sekalian membeli keperluan rumah, tampak senyum bahagia di wajahnya dan binar keceriaan di matanya (lebay.com, hehe&#8230;)</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Berikut ini adalah 12 penyebab umum bayi menangis. <span id="more-1382"></span>Jika si bayi menjerit, menangis, dan  Bunda tak tahu mengapa, coba ingat-ingat daftar mengenai hal-hal penyebab bayi menangis di bawah ini. Mudah-mudahan Bunda bisa menemukan sesuatu yang bisa membantunya berhenti menangis.</p>
<p><strong>1. Lapar</strong><br />
Pikiran pertama para orangtua saat bayinya menangis adalah karena si bayi lapar. Cobalah untuk mengenali tanda-tanda bayi lapar untuk membantu Bunda memulai menyuapi bayi sebelum ia menangis. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan pada bayi yang baru lahir ketika ia lapar; bergerak-gerak seperti tidak nyaman, menggerak-gerakkan mulutnya dan mengecapkan bibirnya, mencari tangan Bunda ketika Bunda mengusap pipinya (gerak refleks bayi untuk mencari asal makanan), dan menaruh tangannya di mulut.</p>
<p><strong>2. Popok kotor</strong><br />
Beberapa bayi akan langsung memberitahu orangtuanya langsung setelah ia membuang kotoran. Bunda pun bisa mengecek dengan menyentuh popoknya, apakah ada yang berat atau tidak. Beberapa bayi lain bisa tahan untuk tidak menangis begitu popoknya kotor.</p>
<p><strong>3. Mengantuk</strong><br />
Orang dewasa berpikir, bayi bisa dengan mudahnya tertidur di mana pun, kapan pun. Padahal, nyatanya, bayi tidak semudah itu untuk tertidur. Sebagian bayi akan rewel dan menangis sebelum tidur, khususnya jika mereka terlalu lelah. Ketika Bunda melihat si bayi mulai menguap, coba ajak ia ke tempat tidur dan buat nyaman. Jika ia memang lelah dan butuh tidur, ia akan tertidur.</p>
<p><strong>4. Hanya ingin dipeluk</strong><br />
Bayi butuh banyak sentuhan dan pelukan. Mereka senang menatap wajah orangtuanya, mendengar suara orangtuanya, mendengar detak jantung, bahkan bisa mendeteksi aroma tubuh orangtuanya. Tangisan bisa jadi merupakan cara mereka minta didekap.</p>
<p>Ada sebagian orangtua yang bertanya-tanya, apakah mendekapnya terlalu sering bisa membuat bayi manja. Tetapi, untuk beberapa bulan pertama hidup bayi, dekapan terlalu sering tak akan membuatnya menjadi anak manja. Supaya tak terlalu pegal, Bunda bisa menggunakan kain gendong atau <em>carrier</em>. Ide lain yang bisa Bunda lakukan, bungkus ia dengan selimut lembut, taruh ia dalam dekap lengan, lalu elus rambut serta wajahnya.</p>
<p><strong>5. Masalah dengan perut (gas, kolik, dan lainnya)</strong><br />
Masalah dengan pencernaan anak, yang berkaitan dengan gas atau kolik bisa menyebabkan tangisan bayi. Bahkan, kolik bisa menyebabkan bayi menangis berjam-jam, bahkan berhari-hari.</p>
<p>Jika bayi Bunda sering merengek dan menangis setelah diberi makan, kemungkinan ia merasakan sakit pada perutnya. Bila bukan terjadi akibat kolik, gas dalam lambung bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya, cobalah letakkan ia dalam posisi telentang, pegang kakinya, dan gerakkan kakinya seperti ia sedang mengayuh sepeda dengan gerakan lamban. Lihat pula celana yang ia kenakan, jika talinya dalam bentuk karet, bisa jadi celana itu menekan perutnya dan menahan gas yang ingin keluar dari perutnya. Angkat karetnya. Tekanan sedikit pun bisa menyakiti perutnya. Carilah kemungkinan lain yang bisa menyebabkan rasa sakit pada perut bayi, seperti asam lambung, flu perut, alergi susu, intoleransi laktosa, konstipasi, dan pengeluaran tersumbat.</p>
<p><strong>6. Gumoh</strong><br />
Gumoh atau bersendawa adalah hal yang perlu. Jika si bayi menangis usai diberi makan, mungkin ia hanya perlu dibantu untuk mengeluarkan sendawa (gumoh). Ini terjadi ketika bayi menelan udara saat ia menyusu ASI atau dari botol. Jika udara tidak dikeluarkan, itu bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Beberapa bayi akan merasa amat terganggu jika ada angin dalam perutnya. Sebagian bayi tak masalah dengan adanya angin dan akan keluar dengan sendirinya. Coba taruh ia di bahu Bunda sambil elus atau tepuk perlahan pundaknya. Ada sebagian anak yang bisa mengeluarkan angin ketika ia ditaruh tengkurap. Cari tahu mana yang lebih berpengaruh untuk bayi Bunda.<br />
<strong><br />
7. Terlalu dingin atau terlalu panas</strong><br />
Ketika si kecil merasa kedinginan, seperti saat Bunda melepaskan pakaiannya untuk mengganti popok, atau membersihkan bokongnya dengan lap dingin, ia bisa memprotes dengan tangisan.</p>
<p>Bayi baru lahir sangat suka dibungkus rapat dan dijaga hangat, tetapi bukan panas. Umumnya, bayi butuh satu lapisan tambahan lebih ketimbang yang dikenakan orang dewasa untuk merasa nyaman dengan suhu sekitar. Umumnya, bayi tidak terlalu rewel dengan suhu terlalu hangat ketimbang merasa kedinginan.</p>
<p><strong>8. Sempit</strong><br />
Bayi bisa merasa tak nyaman akan hal-hal kecil, seperti adanya rambut yang melilit pada salah satu bagian tubuhnya dan menyebabkan sirkulasi darah tersumbat. Hal-hal semacam inilah yang pertama kali dicari oleh dokter ketika ada bayi yang tak berhenti menangis. Ada pula sebagian anak yang ekstrasensitif terhadap bagian-bagian pakaian yang membuat tidak nyaman, seperti label merek pakaian atau jahitan baju.</p>
<p>Bunda bisa coba bayangkan diri Bunda berada di posisinya. Kira-kira apa yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan, seperti apakah ada bagian pakaian yang bisa membuat jari, lengan, atau kaki keram, apakah harus ganti posisi tidur atau duduk, apakah empeng yang diberikan punya rasa tidak enak, ataukah label pakaian bikin gatal, apakah terlalu dingin jika tempat tidur terlalu dekat dengan lantai, ataukah cahaya lampu terlalu terang, atau suara televisi terlalu kencang, dan sebagainya.</p>
<p><strong>9. Tumbuh gigi</strong><br />
Tumbuh gigi bisa bikin gusi terasa sakit. Beberapa anak bisa menangis lebih parah dari anak lainnya, tetapi umumnya anak-anak akan rewel dan menangis saat melewati tahap ini. Jika bayi bunda menangis dan Bunda tak mengerti kenapa, coba rasakan gusinya dengan jari Bunda. Jika memang ada rasa keras di gusinya, mungkin memang karena ada gigi yang sedang ingin tumbuh. Secara rata-rata, gigi pertama anak tumbuh antara usia 4-7 bulan, tetapi bisa juga lebih cepat.<br />
<strong><br />
10. Terlalu banyak stimulasi</strong><br />
Bayi belajar dari stimulasi dunia di sekitarnya, tetapi kadang mereka butuh waktu untuk memproses hal-hal tersebut, seperti cahaya, suara, ganti-ganti gendongan, dan lainnya. Tangisan bisa jadi caranya untuk minta dihentikan stumulasi itu.<br />
<strong><br />
11. Kurang stimulasi</strong><br />
Anak yang butuh perhatian mungkin akan memiliki sikap yang ceria dan bersemangat untuk mengenal dunia, dan satu-satunya cara mengehentikan tangisnya adalah terus beraktivitas. Hal ini bisa jadi hal yang melelahkan untuk Bunda.</p>
<p><strong>12. Tak enak badan</strong><br />
Jika Bunda sudah memberikan segala kebutuhan mendasar si bayi, makan, mengeluarkan angin, tidak ada yang tersumbat, popok baru, dibungkus, digendong, dan lainnya, tetapi ia tetap menangis, bisa jadi ia sedang tidak enak badan dan temperaturnya tinggi. Umumnya tangisan bayi yang sedang tidak enak badan berbeda dari tangis biasanya. Percayakan insting Bunda jika ada perasaan yang aneh pada tangis si bayi.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mengetahui penyebabnya, maka sekarang marilah kita kenali arti tangisan tersebut:<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>ARTI TANGISAN BAYI 0-3 BULAN</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada umumnya, para ibu mengartikan tangis bayi sebagai tanda lapar. Ingatlah, menangis tak selalu berarti lapar. Arti tangisan berbeda-beda, masing-masing merupakan tanda komunikasi yang jelas sebagai ungkapan pesan kepada Bunda tentang apa yang ia butuhkan. Gerakan tubuh yang menyertai tangis dapat membantu Bunda lebih memahaminya. Makin keras dan makin lama tangis, maka makin kuat kebutuhannya.<strong></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya lapar</strong>. Tangis lapar biasanya berpola. Ia menangis, lalu stop untuk bernapas, menangis lagi, lalu stop untuk bernapas.      Biasanya diselingi gerakan mengisap. Jika sangat lapar, tangisnya lebih keras dan terus-menerus. Jika ia masih menangis saat disusui, coba lihat hidungnya. Ada kemungkinan bibir atasnya menutupi hidung dan ia sulit bernapas sehingga menangis.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya bosan&#8221;</strong>. Tangis bosan biasanya pendek, diikuti keheningan, lalu tangis pendek lagi. Tangisnya akan berlanjut jika Bunda tak segera mendekatinya dan mengajaknya bermain<strong>.</strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya lelah&#8221;</strong>. Tangis lelah berupa rengekan. Ia mungkin akan menggosok-gosok wajahnya dan memutar kepalanya dari satu sisi ke sisi lain. Sebuah usapan atau gerakan berirama cukup menenangkan ia dan bisa membuatnya tidur<strong>.</strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya kesepian&#8221;</strong>. Beberapa bayi butuh perhatian lebih dibanding bayi lainnya dan mulai merasa kesepian ketika ia ditinggalkan sendiri untuk waktu lama. Tangis kesepian berupa rengekan setiap menit dan kadang diikuti air mata. Emongan yang lama membuatnya senang.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya tak nyaman.&#8221;</strong> Biasanya suara tangis melengking dan jelas, napas agak tersendat, lalu napasnya menjadi cepat diikuti tangis lain. Mungkin lengannya terjepit, pantatnya kotor, tertusuk peniti, atau mungkin ia kedinginan/kepanasan.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya kolik&#8221;</strong>. Bayi sering menangis karena kolik atau kejang/kram usus. Hingga kini belum diketahui penyebab kolik. Ada dugaan, sistem pencernaan bayi belum sempurna sehingga timbul gangguan pencernaan. Kolik dialami pada 3 bulan pertama kehidupan dan biasanya terjadi sore hari menjelang malam. Tangis kolik sangat keras disertai jeritan dan episodik: suatu saat timbul, suatu saat hilang, tapi hanya satu atau dua menit, lalu menangis lagi. Biasanya diikuti gerakan tangan ke arah perut, badan mengencang, dan kadang disertai buang angin. Menggosok perutnya dengan minyak telon dapat membantu menenangkannya.<strong></strong><strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya sakit&#8221;</strong>. Rasa sakit diungkapkan dengan tangis melengking, keras, diselingi rintihan serta rengekan. Tangis bayi yang perutnya mulas lebih melengking dan lebih ribut. Hubungi dokter anak Bunda jika ia menunjukkan gejala-gejala sakit tertentu.<strong> </strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>ARTI TANGISAN BAYI 4-12 BULAN</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mulai usia 3-4 bulan Bunda akan melihat perubahan nyata pada si kecil. Tangisnya mulai berkurang karena ia sekarang mulai tahu apa yang ada di sekelilingnya. Ia mau mendengarkan dan tertarik terhadap segala sesuatu di sekelilingnya.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong> &#8221;Saya lapar&#8221;</strong>. Rasa lapar masih nyata menyebabkan ia menangis. Ia mulai mengonsumsi makanan padat. Ia pun lebih aktif dibanding sebelumnya dan karenanya cepat lelah. Bayi yang aktif kebutuhan makannya lebih banyak. Makanan kecil dan minuman dapat memulihkan energinya.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya tumbuh gigi&#8221;</strong>. Biasanya bayi mulai tumbuh gigi usia 6 bulan ke atas. Biasanya tangisnya muncul pada sore hari, kuat seperti tangis sakit karena ada rasa nyeri.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya cemas&#8221;.</strong> Mulai usia 7 atau 8 bulan kebanyakan bayi menangis karena cemas, terutama saat ia &#8220;kehilangan&#8221; Bunda. Baginya, Bunda adalah dasar dari rasa amannya. Ia akan tenang &#8220;menjelajahi dunia&#8221; selama Bunda berada dalam pandangannya. Jika Bunda meninggalkannya atau ia tak melihat Bunda, meski Bunda ada di dekatnya, ia akan menangis. (Wah&#8230; Shofiya bangets niy&#8230;)<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya ingin diperhatikan&#8221;</strong>. Lewat usia 6 bulan, ia mulai mempelajari, menangis ialah suatu alat untuk memperoleh perhatian. Bayi usia 7 atau 8 bulan cukup menyadari, dengan menangis Bunda akan segera berlari mendekatinya. Lebih baik Bunda tak buru-buru menggendongnya, tapi hiburlah atau ajak main.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya sakit&#8221;.</strong> Rasa sakit yang ia alami lebih karena benturan-benturan pada fisiknya saat ia bergerak aktif. Meski tidak luka, tetap memungkinkan ia menangis. Mungkin lebih karena rasa kaget. Mengalihkan perhatiannya dapat menolong ia melupakan sakitnya dengan cepat.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya sangat lelah&#8221;</strong>. Lelah berlebihan ditunjukkan oleh rengekan, lekas marah, dan akhirnya menangis. Menjelang akhir tahun pertamanya, ia mempunyai kehidupan yang penuh dengan pengalaman baru, yang membuatnya kehabisan energi sebelum ia kehilangan semangat. Ia butuh pertolongan Bunda untuk membuatnya cukup rileks seperti tidur.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>&#8220;Saya marah&#8221;</strong>. Mulai usia 9 bulan, dalam dirinya mulai berkembang konsep, &#8220;Saya ingin&#8221;, dan kemarahan merupakan caranya untuk menunjukkan rasa frustrasinya ketika sesuatu tak diperoleh sesuai keinginannya. Seolah ia dibuat jengkel oleh batasan-batasan, beberapa di antaranya merupakan rintangan fisik seperti kursi tinggi dan kursi dorong, yang terasa menghalanginya saat ia ingin berkembang lebih leluasa.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Berikut  mengenai hasil tangisan si anak:<strong></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Neh</strong>; ada suara &#8220;nnn&#8221; di depan tangisan si bayi. Ini artinya si bayi lapar dan ingin minum susu. <strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Heh</strong>; ada suara &#8220;hhh&#8221; di depan tangisannya, yang berarti ada rasa tidak nyaman di tubuhnya. Entah itu karena popoknya basah, tubuhnya merasa kepanasan, atau merasa kedinginan.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Eh</strong>; tak ada &#8220;N&#8221; atau &#8220;H&#8221; di depannya, artinya lambungnya sakit/sesak, minta badannya ditegakkan agar bisa bersendawa dan mengeluarkan gas dari lambungnya.<strong></strong></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Eairh</strong>; ada huruf &#8220;R&#8221; di tengahnya, artinya di bagian perutnya ada rasa tidak nyaman. Ia sedang mengejan, karena mau buang air besar, atau ingin mengeluarkan angin dari perutnya.<strong>Aaw/owh</strong>; ada bentuk membulat di mulutnya dan cenderung membuka mulut. Artinya, ia mengantuk dan ingin dibuat nyaman seperti saat ia akan dibawa tidur.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Bahasa ini merupakan bahasa universal, untuk seluruh bayi di dunia. Karena bahasa ini terucap berdasarkan refleks bayi akan kebutuhan tubuhnya. Susah kan&#8230;hehe, jika Bunda ingin mengenali lebih jelas suara-suara bayi tersebut, Bunda bisa mencari bukunya di toko-toko buku, atau melihat dan mendengarnya lewat internet.</p>
<p style="text-align:justify;">***********</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: kompas.com dan majalah Nakita</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/'>PaRenTiNg</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1382/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1382&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/09/24/kenali-tangisan-bayi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/09/24/1378/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/09/24/1378/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 00:33:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1378</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaykum wa rohmatullohi wa barokatuh, Alhamdulillah&#8230; akhirnya bisa posting lagi setelah sekian lama off meskipun belum sempat nulis sendiri. Postingan ini hasil copas dari artikel sebelah (sebelah mana ya&#8230;?), tepatnya dari kompas.com, semoga bermanfaat ^_^ KIAT MENENANGKAN BAYI REWEL Para orangtua baru biasanya dihinggapi kebingungan jika bayinya hobi menangis. Biasanya bayi menangis karena merasa sakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1378&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Assalamu&#8217;alaykum wa rohmatullohi wa barokatuh,</p>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah&#8230; akhirnya bisa posting lagi setelah sekian lama <em>off</em> meskipun belum sempat nulis sendiri. Postingan ini hasil copas dari artikel sebelah (sebelah mana ya&#8230;?), tepatnya dari kompas.com, semoga bermanfaat ^_^</p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;"><strong>KIAT MENENANGKAN BAYI REWEL</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Para orangtua baru biasanya dihinggapi kebingungan jika bayinya hobi menangis. Biasanya bayi menangis karena merasa sakit atau tidak nyaman dengan keadaannya, bisa karena lapar, takut, popoknya basah, atau untuk menarik perhatian ayah-ibunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Menenangkan bayi yang rewel terkadang bukan sesuatu yang mudah. Simak tips untuk menanganinya:</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Popok yang basah dapat mengganggu bayi Anda. Karena itu, pastikan apakah popoknya kering atau memang perlu diganti.</li>
<li style="text-align:justify;">Rasa lapar bisa membuatnya menangis. Segera susui atau beri minum sebelum ia tidur agar tidurnya lebih nyenyak.</li>
<li style="text-align:justify;">Pastikan pakaian bayi nyaman dengan cuaca atau suhunya di ruangannya. Bila di kamar menggunakan AC, Anda bisa mengenakannya kaus kaki atau baju lengan panjang agar ia tidak kedinginan.</li>
<li style="text-align:justify;">Bayi akan menangis jika dia merasakan sesuatu yang asing. Misalnya ia terbangun dalam ruangan yang gelap atau banyak orang yang lalu-lalang. Untuk menenangkannya, gendong dan tepuk-tepuk punggungnya sampai ia tertidur lagi.</li>
<li style="text-align:justify;">Jika bayi menangis dan menarik kakinya, itu menunjukkan tanda-tanda sakit perut.  Anda bisa membantu meredakan sakitnya dengan mengecek apakah ia kembung atau ada masalah lain.</li>
<li style="text-align:justify;">Bayi yang kelelahan biasanya lebih rewel. Dalam kasus ini, timang bayi hingga ia tertidur.</li>
<li style="text-align:justify;">Bayi menyukai sesuatu atau keadaan yang hangat. Menggendong bayi Anda atau memeluknya dapat memberikan rasa nyaman dan hangat sehingga ia lebih tenang.</li>
<li style="text-align:justify;">Bayi suka sesuatu yang lembut. Menganyunnya dengan lembut sambil bersenandung akan membantunya tidur lebih nyenyak.</li>
<li style="text-align:justify;">Ide lain yang bagus untuk menenangkan bayi yang rewel adalah membawanya naik mobil di sekitar rumah. Gerakan ritmis dalam mobil akan membuatnya mengantuk.</li>
<li style="text-align:justify;">Ciptakan ruangan tidur yang nyaman, misalnya dengan penerangan yang lembut dan kipas angin agar suasana lebih nyaman.</li>
<li style="text-align:justify;">Bacakan dongeng meski ia masih bayi. Intonasi suara sang ibu akan menenangkannya.</li>
<li style="text-align:justify;">Jangan menggunakan makanan sebagai solusi pertama saat bayi menangis, terutama ketika bayi baru mengenal makanan padat. Pada keadaan seperti itu, memberinya makan mungkin malah menambah masalah.</li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1378/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1378&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/09/24/1378/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagi Cerita Pengalaman Mengenalkan MPASI</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/05/17/berbagi-cerita-pengalaman-mengenalkan-mpasi/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/05/17/berbagi-cerita-pengalaman-mengenalkan-mpasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 12:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berbagi Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1371</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang sudah pernah saya singgung sebelumnya di postingan terdahulu bahwa pengenalan makanan padat pada bayi memegang peran penting pada kebiasaan makannya suatu hari nanti saat ia tumbuh semakin besar. Saat ibu pertama kali mengenalkan makanan padat pada bayi ibu, sebaiknya makanan buatan ibu sendiri, bukan makanan instan yang  cepat saji. Karena ternyata berdasarkan survey [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1371&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Seperti yang sudah pernah saya singgung sebelumnya di postingan terdahulu bahwa pengenalan makanan padat pada bayi memegang peran penting pada kebiasaan makannya suatu hari nanti saat ia tumbuh semakin besar.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li style="text-align:justify;">Saat ibu pertama kali mengenalkan makanan padat pada bayi ibu, sebaiknya makanan buatan ibu sendiri, bukan makanan instan yang  cepat saji. Karena ternyata berdasarkan survey terhadap keponakan dan juga anak-anak teman saya, menunjukkan bahwa bayi yang dikenalkan makanan padat berupa makanan instan, maka dia akan cenderung pemilih terhadap makanan terutama dari segi rasanya. Contohnya keponakan saya (15 bulan) yang lebih suka makan bakso, makan soto atau bahkan makan mie instan ketimbang makan makanan rumah. Padahal lho… makanan-makanan tadi banyak mengandung penyedap rasa yang sangat tidak baik bagi tubuh termasuk juga bersifat karsinogenik.</li>
<li style="text-align:justify;">Variasikan pemberian makanan agar bayi ibu kaya rasa, tetapi bukan dengan memberikan gula dan garam. Karena pemberian gula akan menyebabkan anak menjadi pemilih terhadap makanan, sedangkan garam akan memberatkan kerja ginjal.</li>
<li>Biasakan sejak dini untuk memasukkan buah-buahan sebagai menu harian bayi ibu. Karena kebiasaan ini dapat terbawa terus. Keluhan teman saya, anaknya susah kalau disuruh makan buah, dan ternyata diakui bahwa memang saat bayi jarang sekali makan buah.</li>
<li>Sebaiknya ibu membaca hal-hal tentang MPASI (Makanan Pendamping ASI), juga resep-resepnya jauh-jauh hari, bisa 3 bulan sebelum jadwal pengenalan makanan padat (moga2 ga kejauhan, hehe&#8230;). Mengapa? Karena memberikan kesempatan/ waktu bagi ibu untuk memperkaya wawasan mengenai cara dan tips MPASI, mendapat resep-resep MPASI sehingga dapat  meningkatkan antusias, niat dan keinginan besar untuk membuat MPASI <em>by your self (home made)</em>. Selain itu juga bisa sambil bertanya pada teman-teman ibu yang sudah berpengalaman dalam memberikan MPASI pada bayinya. Pengalaman yang baik bisa diamalkan, yang tidak baik bisa diambil hikmahnya agar tidak terulang pada bayi ibu.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Ingin berbagi tentang pengenalan dan pemberian makanan padat pada putri saya, Shofiya, yang sekarang sudah berumur 7,5 bulan.<span id="more-1371"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Makanan padat pertama Shofiya saat berumur 5 bulan adalah bubur tepung beras (tepung beras dimasak lalu ditambah susu) dicoba selama 4 hari, 1 kali sehari, terus meningkat secara bertahap dan coba dibuat jadwalnya. Kemudian saya coba beri pisang kukus (pisang gajih dikukus, lalu dlumatkan setelah dibuang isinya, kadang saya tambahkan susu). Alhamdulillah dia suka, meskipun di awal pemberian bubur tepung beras maupun pisang kukus terlihat sedikit penolakan, tapi saya anggap itu lumrah karena baru perkenalan, toh saya tidak berputus asa untuk tetap mengenalkan makanan demi makanan (ceile…Alhamdulillah&#8230;). Kemudian berlanjut pada bubur tepung beras merah (tepung beras merah dimasak lalu ditambah susu). Sebenarnya tepung beras merah tidak dijual di pasar ataupun di toko, yang ada adalah beras merah, maka karena mengetahui kelebihannya dan manfaatnya bagi tubuh serta kesehatan, maka sayapun membuat sendiri tepung beras merahnya. Caranya pertama dengan membersihkan beras merah, kemudian saya keringkan di bawah sinar matahari, lalu disangrai agar benar-benar kering sehingga lebih tahan lama (kalau basah mudah dihinggapi jamur), baru kemudian ditumbuk, lalu diayak. Jreng&#8230; jreng… jadilah tepung berasa merah buatan ummu Shofiya ^^</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya saya juga mencoba bubur tepung beras merah ditambah dengan air tomat atau air jeruk, kemudian ditambah wortel. Sampai  sekarang yang sudah menjadi menu hariannya adalah beras merah (sama pembuatannya dengan tepung beras merah, tetapi sudah tidak perlu diayak lagi)+wortel parut+bawang putih parut+tahu/ tempe parut+tomat parut kadang, semuanya ditim dengan urutan memasukkan seperti yang sudah saya sebutkan mulai dari beras merah hingga terakhir tomat. Kl pada hari itu pas ada brokoli ataupun bayam ya tinggal ditambahkan, kalau pas ada ayam juga ditambahkan, tp makanan dasarnya sama. Dulu pernah juga saya coba bubur roti tawar, Alhamdulillah mau. Setiap hari harus ada buahnya entah itu jeruk, pisang (pisang Ambon, pisang gajih, pisang susu, dll.) atau apel. Kalo apel saya buat dalam bentuk puree apel yaitu dikukus kemudian diblender, lalu lebih sering saya campurkan ke makanan dasarnya. Belum genap 7 bulan, Shofiya sudah bisa menghabiskan jeruk 1 buah.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan lupa juga setiap selesai makan diberi minum, saya seringnya ngasih air putih. Beberapa hari yang lalu saya coba buat air rebusan kacang hijau ditambah gula merah sedikit, diminumkan setelah makan, Alhamdulillah Shofiya suka, malah ketawa ketiwi sampai keliatan gusinya, hehe… Saat dicobakan kepada ponakan saya… eh malah dilepeh, sama halnya saat saya pernah coba memberikan makanan Shofiya pada sepupunya itu, ternyata juga dilepeh.</p>
<p style="text-align:justify;">O iya&#8230; pernah sekali saat umurnya 7 bulan, umminya tidak sempat masak, terpaksa diberi makanan/ bubur instan, eh… ternyta dilepeh, ya udah ga diteruskan langsung masak saat itu juga.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Prinsip saya, anak harus suka makanan rumah, makanan buatan umminya yang lebih sehat, dengan gizi seimbang, tanpa pengawet maupun perasa buatan, insya Allah… Oleh karena itu harus dimulai sejak dini.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Nah ibu-ibu, semoga bermanfaat hasil bagi-bagi ceritanya ^^</p>
<p align="right">*****************</p>
<p align="right">Jember, 02.30 WIB,</p>
<p align="right">di kamar sambil sesekali melihat putri kecilku tidur ditemani temaram lampu,</p>
<p align="right"> semoga bisa menjaga amanah ini,</p>
<p align="right">Aamiin&#8230;</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/desies-corner/berbagi-cerita/'>Berbagi Cerita</a>, <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1371/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1371&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/05/17/berbagi-cerita-pengalaman-mengenalkan-mpasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>15 Makanan Penurun Kadar Kolesterol</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/04/04/15-makanan-penurun-kadar-kolesterol/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/04/04/15-makanan-penurun-kadar-kolesterol/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 02:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Medis]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal Medicine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1363</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah 15 makanan yang patut dipilih dalam memenuhi kebutuhan gizi setiap hari. Selain padat akan nutrisi, makanan-makanan ini memiliki khasiat tambahan karena dapat menurunkan kadar lemak jahat atau kolesterol dalam tubuh Anda. 1.    Kedelai Mengurangi lemak jenuh merupakan langkah terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol. Ganti daging dan keju dengan makanan berbahan kedelai seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1363&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Berikut ini adalah 15 makanan yang patut dipilih dalam memenuhi kebutuhan gizi setiap hari. Selain padat akan nutrisi, makanan-makanan ini memiliki khasiat tambahan karena dapat menurunkan kadar lemak jahat atau kolesterol dalam tubuh Anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.    Kedelai </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mengurangi lemak jenuh merupakan langkah terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol. Ganti daging dan keju dengan makanan berbahan kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai. Kandungan isoflavon pada kedelai dapat membantu menurunkan LDL (<em>Low Density Lipoprotein</em>) alias kolesterol jahat.</p>
<p style="text-align:justify;">Lemak jenuh tidak baik untuk jantung karena hati menggunakan lemak jenuh untuk membuat kolesterol. Jadi mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol, terutama LDL. Konsumsi setidaknya 25 gram protein kedelai setiap harinya untuk membantu menurunkan kolesterol.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah… merupakan menu harian di rumah dan menjadi menu wajib keluarga (ga da yang mewajibkan, tetapi karena dah menjadi kebiasaan di rumah, kurang afdhol rasax tanpa menu yang satu ini, tempe dan atau tahu, hehe…). Sebagai tambahan, kedelai ini juga kaya zat besi lho… Murah meriah dan kaya manfaat.”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong><span id="more-1363"></span>2.    Kacang-kacangan </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Selain bekatul, kacang-kacangan kaya serat terutama yang larut, bisa membantu menurunkan kolesterol. Mengonsumsi satu cangkir segala jenis kacang-kacangan per hari, terutama kacang merah atau kacang pinto, dapat menurunkan kolesterol hingga 10 persen dalam enam minggu.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mendapat manfaat kesehatan terbaik, baik FDA dan Institut Kanker Nasional (NCI) Amerika Serikat merekomendasikan konsumsi 25-30 gram serat setiap harinya. Untuk kacang-kacangan, konsumsi lima porsi atau lebih setiap minggunya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Menurut FDA memakan sekitar segenggam (42,5 gram) kacang almond, hazelnut, kacang tanah, pecan, kacang pinus, kacang pistachio dan walnut, dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Kandungan lemak Omega-3 dan antioksidan pada kacang-kacangan bekerja untuk merehabilitasi kerusakan arteri yang disebabkan oleh lemak jenuh.”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>3.    Ikan dan minyak ikan</strong>. Sebuah studi dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia menemukan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi dosis tinggi minyak ikan selama sembilan minggu menurunkan konsentrasi kolesterol dalam tubuh mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ikan salmon</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ikan salmon merupakan sumber protein terbaik karena tinggi asam lemak omega-3 yang disebut EPA dan DHA, yang baik untuk jantung. Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung pada ikan salmon dan ikan air dingin lainnya dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL), trigliserida, dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Untuk mendapatkan omega-3, pilih ikan salmon, trout, herring, sardin, dan makerel. Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan konsumsi ikan salmon setidaknya dua porsi seminggu.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Tidak pernah makan ikan salmon sepertinya, so ga tahu juga bentuknya seperti apa. Yang jelas siy hampir semua ikan laut mengandung asam lemak omega-3 dengan berbagai tingkatan, kecuali udang dan kerang yg tinggi kolesterol. Jadi ingat, dulu pernah baca artikel tentang rendahnya kadar kolesterol dan insidensi penyakit jantung pada penduduk Eskimo karena kebiasaannya makan ikan laut. Karena kaya omega-3, maka juga baik sebagai nutrisi otak.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>4.    Alpukat </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Alpukat merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik dan dapat meningkatkan HDL. Selain itu, alpukat juga mengandung betasitosterol yang dapat mengurangi jumlah kolesterol yang diserap dari makanan. Kombinasi betasitosterol dan lemak tak jenuh tunggal membuat alpukat merupakan makanan yang baik untuk memecah kolesterol.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski begitu, alpukat mempunyai kalori yang sedikit tinggi. Untuk itu, jangan menambahkan alpukat dengan campuran makanan tinggi lemak. Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan 15 persen kalori harian diambil dari lemak tak jenuh tunggal seperti yang terkandung pada alpukat. Ini sama artinya dengan 30 gram lemak tak jenuh tunggal. Sebagai gambaran, satu buah alpukat mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Yummy… jus alpukat, tapi kalorinya itu lho… So jangan banyak-banyak ya kalo mo diet ^^”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>5.    Bawang putih</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol, mencegah penggumpalan dan menurunkan tekanan darah, serta melindungi tubuh terhadap infeksi. Namun, penelitian lain juga membuktikan bahwa bawang putih dapat menghentikan plak pada arteri pada tahap awal. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan, konsumsi 2-4 siung bawang putih segar setiap hari.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kemampuan sebagai antioksidan, bawang putih 10 kali lipat kebih baik dibanding bawang merah.”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>6.    Bayam </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bayam banyak mengandung lutein, zat warna kuning yang ditemukan pada daun sayuran berwarna hijau dan kuning telur. Lutein memperlambat terjadinya kebutaan pada orangtua. Konsumsi setengah cangkir makanan kaya lutein setiap hari dapat mencegah terjadinya serangan jantung.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Wah… makanan kesukaan Popeye niy…”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>7.    Margarin </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada dua jenis margarin yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, yaitu Take Control dan Benecol. Sayangnya, margarin ini sepertinya belum beredar luas di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Margarin Take Control dibuat dari sterol tumbuhan yang terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL hingga 14 persen. Begitu juga dengan margarin Benecol yang bekerja seperti Take Control, tapi ada efek samping yang ditimbulkan kedua margarin tersebut, yaitu mengurangi penyerapan betakaroten.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>8.    Kacang walnut, mete, dan almond</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Diet lemak secara moderat yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal pada kacang, dua kali lebih baik untuk jantung Anda daripada diet rendah lemak. Kacang juga mengandung vitamin E, magnesium, tembaga, dan fitokemikal yang berhubungan dengan kesehatan jantung. Walnut juga kaya akan omega-3.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena kacang tersebut tinggi kalori, sebaiknya konsumsi dalam jumlah moderat. Simpan kacang yang sudah dipotong dalam lemari pendingin. Taburkan sebanyak dua sendok makan pada sereal, salad, ataupun yoghurt. Konsumsi dua sendok makan kacang cincang lima kali atau segenggam kecil sebagai makanan selingan 3-4 kali seminggu.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Eh…kacang lagi… ^^”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>9.    Teh </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Teh mempunyai kandungan antioksidan. Beberapa penelitian membuktikan bahwa teh menjaga kelenturan pembuluh darah dan mencegah penggumpalan darah. Flavonoid, antioksidan utama pada teh, terbukti mampu mencegah terjadinya oksidasi LDL yang dapat membentuk plak pada dinding arteri. Antioksidan juga dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Sebaiknya konsumsi satu cangkir teh setiap hari.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Penelitian di Jepang menemukan bahwa <em>theanine</em> pada teh hijau bermanfaat meningkatkan kolesterol baik dan mencegah pembentukan kolesterol jahat. Anda harus meminum minimal empat cangkir teh hijau bebas gula setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya.”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>10.    Cokelat </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mendapat efek terhadap kesehatan jantung, pilihlah cokelat hitam atau yang tidak manis. Dibandingkan dengan cokelat susu, cokelat hitam mengandung tiga kali lebih banyak flavonoid yang merupakan antioksidan. Cokelat putih tidak mengandung flavonoid.</p>
<p style="text-align:justify;">Makan satu ounce (28,3 gram) cokelat setiap hari akan meningkatkan kolesterol HDL dan mencegah oksidasi kolesterol jahat. Ingat, jangan terlalu banyak, kalau tidak mau berat badan bertambah.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Asyik dong bisa makan cokelat ^_* &#8230;.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">11. <strong>Minyak zaitun.</strong> Minyak zaitun dapat mengurangi kolesterol jahat dari tubuh Anda. Para peneliti di <em>Universidad Autonoma de Madrid</em> (Spanyol) menemukan bahwa diet yang diperkaya minyak zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL).</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Minuman favorit dr. Oz (di acara Oprah Winfrey Show)”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">12. <strong>Minyak Kelapa</strong>. Penelitian Dr. Mary Enig MS dari <em>Nutritional Sciences</em> dan penelitian lainnya menyebut bahwa minyak kelapa alami (non-hidrogenasi) meningkatkan kolesterol baik (HDL).</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Yang coba mulai dikonsumsi oleh suami saya adalah <em>Virgin Coconut Oil</em> (VCO), merupakan minyak kelapa murni”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">13. <strong>Yogurt dengan probiotik</strong>. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa probiotik<em> Lactobacillus acidophilus</em> dan <em>Lactobacillus reuteri</em> benar-benar membantu menurunkan kolesterol. Mereka bekerja dengan mencegah reabsorpsi kolesterol kembali ke aliran darah.</p>
<p style="text-align:justify;">14. <strong>Tomat.</strong> Meminum dua gelas jus tomat sehari menurunkan kolesterol jahat dari tubuh Anda secara signifikan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Waduh&#8230; kalo tomatnya dibuat sambel apa khasiatnya juga sama ya?  Soalnya saya penyuka sambel siy, hehe&#8230;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">15.  <strong>Buah Anggur.</strong> Buah anggur merah meningkatkan kolesterol baik. Dianjurkan untuk minum dua gelas jus anggur setiap hari.</p>
<p style="text-align:justify;">************</p>
<p>Sumber: Kompas.com dan majalah kesehatan.com</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/kesehatan/dunia-medis/'>Dunia Medis</a>, <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/kesehatan/herbal-medicine/'>Herbal Medicine</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1363/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1363&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/04/04/15-makanan-penurun-kadar-kolesterol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Stimulasi Bayi Umur 0-12 Bulan</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/03/21/stimulasi-bayi-umur-0-12-bulan/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/03/21/stimulasi-bayi-umur-0-12-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 14:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PaRenTiNg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1358</guid>
		<description><![CDATA[Usia 0-3 Bulan 1. Stimulasi dengan bola-bola kecil aneka warna Gerakkan bola-bola tersebut ke arah kiri-kanan, hingga merangsang perhatiannya dan membuatnya tersenyum. Biarkan si kecil mencoba mengenali bentuk bola itu dengan menyentuhnya. Eksplorasi ini akan membantu merangsang kemampuan motoriknya. Manfaat: Merangsang kemampuan indra penglihatan. Dengan latihan yang terus-menerus, kedua matanya akan berfungsi optimal. Si kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1358&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Usia 0-3 Bulan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Stimulasi dengan bola-bola kecil aneka warna</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Gerakkan bola-bola tersebut ke arah kiri-kanan, hingga merangsang perhatiannya dan membuatnya tersenyum.</li>
<li style="text-align:justify;">Biarkan si kecil mencoba mengenali bentuk bola itu dengan menyentuhnya. Eksplorasi ini akan membantu merangsang kemampuan motoriknya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Merangsang kemampuan indra penglihatan. Dengan latihan yang terus-menerus, kedua matanya akan berfungsi optimal. Si kecil akan mampu melihat objek yang dilihat dengan jelas dan bisa terfokus ketika menatap benda dari jarak yang berlainan.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Stimulasi dengan mainan/boneka/ gambar menarik</p>
<ul>
<li>Bentangkan tali di antara dua sisi kiri dan kanan tempat tidurnya.</li>
<li style="text-align:justify;">Gantungkan mainan/boneka/ gambar menarik dengan posisi persis di atas wajah si bayi. Pastikan talinya terikat erat dalam posisi tegang agar tak jatuh ke wajah bayi.</li>
<li style="text-align:justify;">Pilihlah bentuk binatang yang lucu, seperti itik, gajah, atau sapi. Usahakan warna setiap boneka berlainan agar si mungil mulai belajar mengenal warna.</li>
<li style="text-align:justify;">Gerak-gerakkan gantungan itu untuk menarik perhatian si kecil.</li>
<li style="text-align:justify;">Jelaskan satu per satu nama-nama binatang/gambar tersebut.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Bayi akan belajar mengetahui perbedaan masing-masing bentuk mainan yang<br />
digantung. Untuk tahap berikutnya, tangan si kecil akan menggapai-gapai mainan yang digantung itu, sehingga kemampuan motoriknya terasah.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Stimulasi dengan balon</p>
<ul>
<li>Balon bisa dijadikan mainan pilihan agar bayi tak merasa bosan.</li>
<li style="text-align:justify;">Usahakan bentuk balon tak hanya bulat/lonjong, tapi juga panjang atau menyerupai bunga matahari. Warna balon pun sebaiknya warna-warni untuk mengasah kemampuan indra penglihatannya.</li>
<li style="text-align:justify;">Sesekali lepaskan tali balon dan biarkan si kecil memperhatikan pergerakan balon tersebut saat melayang perlahan. Pemandangan ini akan membuatnya terkagum-kagum, sementara rasa ingin tahunya akan bertambah.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Belajar memfokuskan indra penglihatan, selain membina hubungan yang<br />
lebih erat antara bayi dengan orang tuanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1358"></span>4. Stimulasi dengan kerincingan</p>
<ul>
<li>Berikan si kecil mainan berupa kerincingan.</li>
<li style="text-align:justify;">Rangsang rasa penasaran si kecil dengan menggerakkan kerincingan dan biarkan dia berusaha menggapai dan memegangnya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Awalnya ditujukan untuk menstimulasi kemampuan indra pendengaran. Setelah menangkap dari mana arah suara itu berasal, otomatis indra penglihatan dan kemampuan refleksnya diuji.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usia 3-6 Bulan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Stimulasi dengan cermin</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Bayi pun ingin mengetahui seperti apa, sih, wajahnya. Tunjukkan padanya cermin dan biarkan ia mengagumi wajah yang terpantul di situ.</li>
<li style="text-align:justify;">Mintalah kakaknya memangku si kecil, kemudian biarkan si kecil mengamati wajahnya sendiri dan wajah kakaknya di cermin.</li>
<li style="text-align:justify;">Jangan lupa tunjuk wajah yang terlihat di cermin sambil menyebut namanya dan kakaknya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Bayi belajar mengidentifikasikan diri sendiri yang tengah tersenyum atau tertawa yang membuat kemampuan sosialnya terasah.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Stimulasi dengan selimut</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Posisikan bayi di atas selimut. Ayah memegang kedua ujung yang satu sementara kedua ujung lainnya dipegang ibu.</li>
<li style="text-align:justify;">Ayunkan selimut perlahan ke kiri dan kanan supaya bayi merasa &#8220;diombang-ambing&#8221; . Pastikan semua ujung selimut terpegang erat agar bayi tak jatuh.</li>
<li style="text-align:justify;">Gulung selimut menyerupai sebuah bantalan kemudian telungkupkan bayi di atasnya. Pegangi si kecil dan biarkan ia mengetahui bagaimana rasanya &#8220;menggelinding&#8221; .</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Melatih kekuatan/stamina tubuh sebagai elemen dasar untuk melakukan berbagai aktivitas fisik di kemudian hari.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Stimulasi dengan bahan berisik</p>
<ul>
<li>Bungkus piring plastik dengan plastik kresek.</li>
<li style="text-align:justify;">Tempelkan piring itu ke telapak kaki bayi. Biarkan dia merasakan sentuhan benda tersebut pada kakinya.</li>
<li style="text-align:justify;">Seiring dengan pijakan kakinya, ia juga akan mendengar suara kresek-kresek yang membangkitkan rasa ingin tahunya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Mengasah sensitivitas telapak kaki sebagai modalnya kelak untuk belajar berjalan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usia 6-9 Bulan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Stimulasi dengan mainan yang bisa berputar</p>
<ul>
<li>Dalam posisi duduk di pangkuan ibu/bapak, tunjukkan mainan berupa kincir dari kertas.</li>
<li>Tiuplah baling-balingnya agar berputar. Sesekali, hentikan tiupannya dan perhatikan bagaimana reaksi si kecil.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Melatih respons mata ketika melihat benda berputar dan menumbuhkan rasa<br />
ingin tahu dengan cara mencoba meraih mainan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Stimulasi dengan mainan peralatan dapur</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Rangsanglah rasa ingin tahu bayi dengan mainan berbentuk peralatan dapur, seperti sendok dan piring kaleng/plastik. Tapi jangan berikan mainan yang bisa menimbulkan bahaya seperti bentuk garpu atau pisau.</li>
<li style="text-align:justify;">Biarkan ia menyentuh dan memainkannya sambil kita jelaskan satu per satu fungsi alat dapur itu.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Selain mengenal perbendaharaan alat dapur, juga melatih kemampuan motorik ketika dia mencoba memegang dan mencengkeram mainan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Stimulasi dengan buku cerita</p>
<ul>
<li>Sembari duduk di pangkuan, tunjukkan pada si kecil buku cerita yang bergambar.</li>
<li>Ceritakan kisah dalam buku itu dengan suara dan intonasi yang enak. Rangsang ketertarikan bayi dengan materi cerita yang beragam agar tak bosan.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Memperkaya kosakata sehingga kemampuan lisannya akan lebih terasah.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Stimulasi dengan gelembung sabun</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Permainan berupa gelembung sabun sangat menarik. Amati reaksi gembira yang diluapkannya.</li>
<li style="text-align:justify;">Hanya saja pastikan tak ada gelembung yang menghampiri wajah si kecil. Bila pecah tepat di dekat matanya dikhawatirkan bisa menimbulkan perih.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Melatih gerak refleks mata, tangan, dan gerakan badan ketika  meraih gelembung itu. Selain itu, mempererat hubungan anak dengan ibu/bapak.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Stimulasi dengan foto</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Ambil album foto keluarga. Posisikan bayi untuk duduk di pangkuan lalu tunjukkan satu per satu foto dalam album itu.</li>
<li style="text-align:justify;">Saat menunjukkan foto-foto tadi jangan lupa sebutkan nama sosok yang ditunjuk. Semisal, &#8220;Yang ini mama, ini papa dan yang itu kakek sama nenek.&#8221;</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Mengenalkan silsilah dan merangsang rasa ingin tahunya lebih jauh lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Stimulasi dengan mainan yang dibungkus</p>
<ul>
<li>Bungkuslah mainan-mainan si kecil menyerupai kado.</li>
<li style="text-align:justify;">Biarkan si kecil berusaha membuka bungkusan tersebut satu-persatu. Lihatlah reaksinya ketika membuka bungkusan berisi bola, boneka, binatang dan miniatur alat-alat dapur.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Melatih kekuatan jari-jemari dan menumbuhkan rasa penasaran, serta minat<br />
mengeksplorasi.</p>
<p style="text-align:justify;">7. Stimulasi dengan wadah plastik</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Berikan si kecil botol-botol plastik bertutup yang sudah diisi ragam kacang, seperti kacang hijau, kacang kedelai, kacang merah, atau makaroni dan sejenisnya.</li>
<li style="text-align:justify;">Amati reaksi/keheranannya saat menggoyang-goyangkan botol-botol tersebut. Ia sedang menyimak suara yang ditimbulkan benda di  dalamnya.</li>
<li style="text-align:justify;">Di lain kesempatan beri wadah yang agak besar dan isilah dengan mainannya. Libatkan si kecil untuk memasukkan mainannya sekaligus mengeluarkannya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Belajar memfokuskan perhatian dan mengolah daya pikirnya. Si kecil pun melatih diri untuk jadi orang yang aktif.</p>
<p style="text-align:justify;">8. Stimulasi dengan senter</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Ambillah senter. Tempatkan mainan-mainan/ boneka sekitar setengah meter di depan posisi duduk di kecil.</li>
<li style="text-align:justify;">Sorotlah mainan-mainan si kecil satu per satu. Lihat ketertarikan si kecil ketika mengamati sinar yang menerpa mainannya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Belajar mengenal cahaya yang terfokus juga merangsang daya penglihatan terhadap objek yang disorot senter itu.</p>
<p style="text-align:justify;">9. Stimulasi dengan gasing</p>
<ul>
<li>Posisikan si kecil duduk di pangkuan. Mintalah orang lain memutarkan mainan gasing persis di depannya.</li>
<li>Amati luapan kegembiraan akibat rasa takjub menyaksikan mainan yang bisa berputar sedemikian rupa.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Si kecil belajar berpikir logis mengenai sebab-akibat. Rasa ingin tahu pun makin terasah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usia 9-12 Bulan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Stimulasi dengan puzzle</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Berilah si kecil puzzle sederhana dengan gambar-gambar yang menarik/lucu.</li>
<li style="text-align:justify;">Biarkan si kecil berusaha menyusun puzzle-nya, hingga rasa ingin tahunya terpenuhi.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Merangsang konsep berpikir anak dan menstimulasi motivasi dirinya untuk bisa menyelesaikan sesuatu.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Stimulasi dengan mainan mobil-mobilan * Dudukkan si kecil di atas mainan<br />
berbentuk mobil.</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Doronglah perlahan-lahan mobil itu maju, mundur, dan belok ke kiri atau kanan.</li>
<li style="text-align:justify;">Biarkan si kecil yang memegang kemudi biar ia merasakan kebanggaan tersendiri.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Mengasah keterampilan dan melatih keseimbangan tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Stimulasi dengan tumbuhan-tumbuhan</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Ajaklah si kecil ke halaman rumah, ke kebun atau paling tidak ajaklah ia mendekati pot bunga.</li>
<li style="text-align:justify;">Kenalkan nama tumbuhan, tekstur daun, warnanya dan buahnya.</li>
<li style="text-align:justify;">Di lain waktu kenalkan ia pada jenis tumbuhan lain.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Belajar mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Stimulasi dengan mainan yang ditumpuk-tumpuk</p>
<ul>
<li>Beri benda-benda dengan aneka bentuk dan ukuran.</li>
<li style="text-align:justify;">Rangsang si kecil untuk belajar menumpukkan benda-benda tersebut mulai yang berukuran besar sampai yang paling kecil.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manfaat:<br />
Melatih kemampuan motorik dan mengolah daya pikir serta kreativitasnya.</p>
<p style="text-align:justify;">*********</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : Tabloid Nakita</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/'>PaRenTiNg</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1358/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1358&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/03/21/stimulasi-bayi-umur-0-12-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Si Kuning yang Punya Banyak Manfaat</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/03/21/si-kuning-yang-punya-banyak-manfaat/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/03/21/si-kuning-yang-punya-banyak-manfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 13:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Medis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1352</guid>
		<description><![CDATA[Buah ini dikenal sangat disukai monyet, kandungan kaliumnya juga tinggi, hayoo siapa tahu?!! Yup… PISANG… Berbagai manfaat bisa didapatkan dari makan pisang, mulai dari melancarkan buang air besar hingga melindungi sel dari kerusakan. Apa saja ya manfaat lainnya dari pisang… Menurunkan Berat Badan dan Mempercepat Metabolisme Diet pisang atau juga dikenal dengan morning banana diet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1352&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Buah ini dikenal sangat disukai monyet, kandungan kaliumnya juga tinggi, hayoo siapa tahu?!! Yup… PISANG…  Berbagai manfaat bisa didapatkan dari makan pisang, mulai dari melancarkan buang air besar hingga melindungi sel dari kerusakan. Apa saja ya manfaat lainnya dari pisang…</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Menurunkan Berat Badan </strong><strong>dan Mempercepat Metabolisme<br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Diet pisang atau juga dikenal dengan <em>morning banana diet</em> pertama kali dirancang oleh seorang apoteker asal Jepang bernama Sumiko Watanabe. Nama <em>morning banana diet</em> berasal dari porsi diet saat sarapan. Jadi Anda hanya makan pisang sebanyak apapun sambil minum air putih hangat saat sarapan.</p>
<p>Prinsipnya, setelah sarapan pisang di pagi hari, Anda dapat makan apapun kecuali makanan kaya lemak jenuh atau lemak trans saat makan siang dan makan malam. Pisang juga merupakan sumber kaya nutrisi, yang dapat mengekang keinginan untuk makan makanan tidak sehat karena sudah merasa lebih puas jika kebutuhan gizinya terpenuhi. Kandungan serat dan kadar vitamin C yang tinggi dalam pisang juga dapat mendukung penurunan berat badan dengan cepat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Meredakan Stres</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pisang mengandung 2 senyawa yang bisa menenangkan pikiran yakni dopamin dan serotonin, keduanya merupakan senyawa pengendali mood atau suasana hati, yang secara alami juga diproduksi di otak. Selain memberi rasa senang dopamin juga melindungi saraf otak dari Parkinson, yakni penyakit<a href="http://us.health.detik.com/index.php?fa=parserads.search&amp;idkanal=755&amp;keyword=Mw==&amp;width=280&amp;height=125" target="_blank"><strong></strong></a> yang dipicu oleh kerusakan saraf akibat proses penuaan. Kadar dopamin yang cukup juga akan melindungi fungsi jantung dari berbagai gangguan sirkulasi darah.</p>
<p><span id="more-1352"></span>Sementara itu serotonin adalah senyawa yang mengatur suasana hati, membuat seseorang merasa bahagia dan menghilangkan emosi negatif. Kekurangan kadar serotonin di otak dapat mengakibatkan seseorang jadi sensitif, mudah tersinggung dan suka marah-marah. Karena sangat menentukan suasana hati, serotonin menjadi target terapi pada beberapa obat antidepresi. Obat-obat tersebut diberikan pada pasien yang mengalami depresi, untuk meningkatkan pelepasan serotonin di otak sehingga tingkat stresnya berkurang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Meningkatkan Kesuburan Pria</strong></p>
<p>Pisang yang hidup subur di iklim tropis basah dengan tanah lembab dan panas ini mengandung banyak magnesium, vitamin A, B1, C, serta protein yang sangat dibutuhkan pria untuk meningkatkan dan merangsang produksi sperma lebih banyak.</p>
<p>Zat-zat yang terkandung dalam pisang inilah yang diklaim bisa meningkatkan kesuburuan. Kandungan asam amino L-arginine dan L-carnitine dapat meningkatkan produksi sperma. Dikutip dari <em>Thestar</em>, Rabu (13/10/2010), seorang ahli urologis asal Singapura menyatakan bahwa pria dapat meningkatkan kesuburannya dengan mengonsumsi pisang teratur setiap 3 hari sekali. Tapi sebenarnya sereal, sayuran hijau, kacang polong, zink dari daging tidak berlemak (tenderloin), serta sumber vitamin D dari susu dan salmon juga bisa menambah jumlah sperma. Namun peneliti lebih menekankan ke pisang karena buah ini dianggap paling mudah dicari di daerah tropis.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Melindungi Diri dari Virus AIDS</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai cara dilakukan peneliti agar bisa menghentikan penyebaran virus HIV/ AIDS. Ternyata buah pisang diduga kuat memegang peran kunci dalam perawatan baru melindungi diri dari virus AIDS. Dalam percobaan di laboratorium, peneliti menemukan salah satu bahan yang terkandung di pisang yaitu BanLec memiliki potensi yang sama kuat dengan dua obat anti-HIV yang saat ini masih digunakan yaitu T-20 dan maraviroc.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahan BanLec yang terkandung tersebut adalah lectin, yaitu suatu bahan kimia alami yang terdapat dalam tumbuhan dan berguna untuk melawan infeksi. Lectin yang terkandung dalam buah pisang dapat menghambat infeksi HIV dengan cara menghalangi masuknya virus ke dalam tubuh. BanLec bekerja pada protein amplop (envelope) yang membungkus bahan genetik dari HIV. &#8220;Masalah yang selama ini terjadi pada beberapa obat HIV adalah kemampuan virus untuk bermutasi sehingga menjadi resisten (kebal). Tapi hal ini akan sulit terjadi jika ada kehadiran lektin,&#8221; ujar ketua peneliti Michael Swason dari University of Michigan, seperti dikutip dari <em>Dailymail</em>, Rabu (17/3/2010). Swason menambahkan lectin dapat mengikat gula yang ditemukan pada tempat berbeda dari envelope HIV-1 dan kemungkinan hal ini dapat membuat virus sulit untuk melakukan mutasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mengatasi Susah Tidur</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak sedikit orang yang mengalami kesulitan tidur di malam hari, padahal tidur yang cukup sangat dibutuhkan untuk pemulihan tubuh. Jarang sekali orang dewasa yang mengalami tidur nyenyak. Karena memang 44 persen orang dewasa hingga tua mengalami masalah tidur. Tidur kurang dari 6-7 jam per hari sudah menjadi kebiasaan buruk banyak orang.</p>
<p>Bila Anda termasuk salah satu orang yang mengalami susah tidur, coba makanlah pisang di malam hari untuk membantu tidur lebih nyenyak.</p>
<p>Penelitian dari University of Wisconsin yang sudah dipublikasikan pada Journal of Neuroscience tahun 2007 menunjukkan bahwa gen yang mengontrol aliran kalium (potasium) ke dalam sel diperlukan <strong>untuk mempertahankan tidur normal</strong>, dilansir <em>Huffingtonpost</em>, Kamis (24/2/2011).</p>
<p>Pisang merupakan salah satu contoh buah yang banyak mengandung kalium atau potasium. Pada pisang ditemukan kandungan potasium yang tinggi sebesar 400 mg yang setara dengan segelas jus jeruk atau kentang kukus.</p>
<p><strong>Membantu Mengobati Gangguan <em>Sleep Apnea</em> (gangguan susah bernapas saat tidur).</strong><br />
Tak hanya membuat tidur lebih nyenyak, penelitian lain menunjukkan bahwa makan pisang di malam hari bisa membantu mengobati gangguan sleep apnea (gangguan susah bernapas saat tidur).<strong></strong> Orang yang mengalami<em> obstructive sleep apnea </em>(OSA) bisa mengalami tersedak berulang kali ketika tenggorokan tiba-tiba tertutup saat tidur. Gangguan tidur ini juga bisa mengancam nyawa.</p>
<p>Peneliti dari University of New England di New South Wales menyebutkan pisang dapat membantu mengatasi gangguan tersebut. Hasil studi awal menunjukkan bahwa fosfolipid (asam lemak pada pisang) dapat tetap aktif dalam mulut selama enam jam, yang sama artinya dengan periode tidur yang memuaskan). Fosfolipid diketahui dapat menjaga tenggorokan tetap terbuka sehingga menghindari tersedak saat tidur dan membantu pasien OSA mendapatkan tidur yang berkualitas.</p>
<p>&#8220;Temuan awal kami menunjukkan bahwa pisang dapat menawarkan alternatif yang relatif murah dan lezat sebagai bagian dari pengobatan untuk pasien dengan obstructive sleep apnea,&#8221; jelas Dr Tom Van der Touw, salah satu peneliti. Banyak cara dilakukan untuk bisa menurunkan berat badan. Tapi bila Anda ingin menurunkan berat badan dengan mudah dan cepat, diet pisang bisa menjadi salah satu pilihan tepat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber Antioksidan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pisang juga kaya akan kandungan vitamin terutama vitamin C, B6 dan A.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Manfaat Kulit Pisang</strong></p>
<ul>
<li style="text-align:justify;"><strong>Meredakan nyeri</strong><strong><br />
</strong>Minyak nabati yang terkandung dalam kulit pisang punya senyawa tertentu yang berkhasiat sebagai pereda nyeri. Tempelkan kulit pisang yang bersih dan masih segar untuk mengurangi rasa nyeri pada luka bakar atau tergores.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Mengatasi gatal</strong><strong><br />
</strong>Gatal-gatal akibat gigitan serangga atau alergi ringan bisa diatasi dengan kulit pisang. Caranya cukup dengan menempelkannya di permukaan kulit yang terasa gatal.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Mengobati kutil</strong><strong><br />
</strong>Kulit pisang diyakini punya aktivitas antivirus, sehingga banyak yang menggunakannya untuk mengusir kutil dari permukaan kulit. Caranya dengan menempelkan kulit pisang, lalu ditahan dengan plester dan dibiarkan hingga sembuh dengan sendirinya.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Mempercepat kesembuhan luka</strong><strong><br />
</strong>Luka yang sudah mulai kering terasa gatal karena tertutup serpihan kulit mati yang mengeras. Serpihan itu bisa dihilangkan lebih cepat hanya dengan mengoleskan kulit pisang, karena akan bereaksi dengan enzim yang terkandung di dalamnya.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Menyuburkan tanah</strong><strong><br />
</strong>Tidak hanya untuk campuran kompos, kulit pisang bisa langsung ditimbun begitu saja ke dalam tanah untuk menyuburkan tanaman di sekitarnya. Kulit pisang memiliki kandungan potassium yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan tanaman.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Mengkilapkan tanaman hias</strong><strong><br />
</strong>Berbagai tanaman hias semacam anthurium, gelombang cinta dan sejenisnya akan lebih menarik jika daunnya tampak hijau mengkilap. Gunakan sisi dalam kulit pisang yang teksturnya lunak untuk memolesnya, maka dedaunan itu akan mengkilap dan lebih tahan lama.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Mengkilapkan sepatu</strong><strong><br />
</strong>Tidak perlu panik jika suatu saat kehabisan semir sepatu, asalkan ada pisang di lemari es. Kupas biuahnya, lalu gunakan kulitnya untuk memoles sepatu kulit agar tampak mengkilap seperti habis disemir.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Memurnikan air</strong><br />
Menurut sebuah penelitian di jurnal <em>Industrial &amp; Engineering Chemistry Research</em>, kulit pisang bisa menyaring logam berat terutama timbal (Pb) dan tembaga (Cu).</p>
<p>Dalam penelitian tersebut, kulit pisang yang digunakan tidak dimodifikasi melainkan hanya dicincang kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam air ayng tercemar. Cincangan kulit pisang bisa dugunakan hingga 11 kali tanpa kehilangan kemampuannya untuk menyerap logam berat.</li>
</ul>
<p>************</p>
<p>Sumber : Detik Health</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/kesehatan/dunia-medis/'>Dunia Medis</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1352/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1352&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/03/21/si-kuning-yang-punya-banyak-manfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Macam Nutrisi Otak dan Manfaat Tidur Terhadap Perkembangan Otak</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/25/pengaruh-nutrisi-dan-kualitas-tidur-terhadap-perkembangan-otak/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/25/pengaruh-nutrisi-dan-kualitas-tidur-terhadap-perkembangan-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 15:30:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Medis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1347</guid>
		<description><![CDATA[Otak memerlukan 50 % kebutuhan energi dalam tubuh. Apabila kekurangan nutrisi otak, seperti multivitamin, asam amino dan mineral maka akan berpengaruh terhadap daya maksimal otak yang akhirnya mempengaruhi stamina tubuh. Pada masa balita, otak berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, pada masa pertumbuhan dan perkembangan inilah nutrisi otak sangat penting untuk menciptakan anak-anak cerdas. Nutrisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1347&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Otak memerlukan 50 % kebutuhan energi dalam tubuh. Apabila kekurangan nutrisi otak, seperti multivitamin, asam amino dan mineral maka akan berpengaruh terhadap daya maksimal otak yang akhirnya mempengaruhi stamina tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada masa balita<a title="nutrisi balita" href="http://www.anneahira.com/nutrisi-balita-7229.htm"><span style="color:#000000;"></span></a>, otak berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, pada masa pertumbuhan dan perkembangan inilah nutrisi otak sangat penting untuk menciptakan anak-anak cerdas. Nutrisi otak diperlukan agar otak bisa menjalankan fungsinya dengan optimal.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span id="more-1347"></span>Karbohidrat Alam</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong>Karbohidrat alami adalah karbohidrat yang didapat dari bahan-bahan alami yang mengandung karbohidrat dominan. Ini diperlukan untuk berbagai proses metabolisme yang terjadi pada otak. Selain itu, berfungsi untuk pembentukan otak bayi dan anak yang kemudian digunakan untuk proses berpikir.</p>
<p style="text-align:justify;">Karbohidrat alami ini dapat diperoleh dari makanan, seperti gandum, beras, terigu, sagu, kentang, dan jagung.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Lemak Omega-3</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ini adalah rajanya makanan untuk otak. Biasanya disebut sebagai asam lemak yang terdapat pada AA-DHA. Fungsinya untuk membentuk membran sel, terutama sel saraf otak. Lemak omega-3 ini juga membantu mengurangi depresi, meningkatkan kemampuan belajar, kemampuan mengingat, serta sangat penting untuk kelenturan otak, dalam hal ini untuk membangun kembali struktur otak agar transmisi neuron lebih efisien.</p>
<p style="text-align:justify;">Omega-3 dapat Anda beli di toko obat terdekat atau bisa didapatkan dari bahan-bahan alami, yaitu minyak ikan, aneka jenis ikan, minyak kanola, biji gandum, kenari, kacang kedelai, dan sebagainya. Khusus untuk AA, dapat Anda peroleh dari kacang tanah, unggas, daging, minyak bunga matahari, susu, minyak jagung, minyak wijen, minyak kenari, dan minyak kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Protein dan Asam Amino</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Protein dan asam amino yang penting untuk si buah hati ada beberapa jenis,antara lain:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Kolin. Penting sebagai komposisi membran sel yang normal dan menjaga keutuhannya. Membantu otak menjalankan fungsinya dengan pembentukan <em>neotransmitter asetilkolin</em> yang memiliki peran penting pada fungsi otak. Kolin bisa diperoleh dengan memberikan ASI pada si kecil.</li>
<li>Asam folat sangat penting untuk pembentukan otak bayi pada awal kehamilan. Terdapat pada kacang kedelai, hati ,ayam bayam, brokoli, kembang kol, gandum, daging, susu, telur, dan keju.</li>
<li><em>Tyrosine</em> dan <em>tryptophan </em>sangat penting untuk menghasilkan <em>neurotransmitter</em> yang memiliki manfaat dalam penyerapan pesan dan pengolahannya sehingga pesan dapat disampaikan dengan maksimal. Zat ini diperoleh dari telur, kacang-kacangan, dan susu yang memiliki kandungan zat ini.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Vitamin</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Vitamin yang dibutuhkan sebagai nutrisi otak adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong>Vitamin B-1</strong>. Vitamin B-1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan gizi yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan otak dan sel saraf balita Anda. Terdapat pada biji-bijian, roti, nasi, sereal, dan pasta.</li>
<li><strong>Vitamin B-5 (Asam Pantotenat)</strong>. Dikenal dengan asam pantotenat yang membantu mengantar rangsangan saraf. Terdapat pada unggas, daging, sereal, biji-bijian, ikan, sayur, dan buah.</li>
<li><strong>Vitamin B-6</strong>. Disebut juga piridoksin yang berfungsi mengubah <em>trypthophan</em> sehingga menjadi <em>serotonin</em>. <em>Seretonin</em> ini bisa menimbulkan rasa tenang pada tubuh. Terdapat pada hati, ikan, sereal, biji-bijian, polong-polongan, ikan, serta kacang-kacangan.</li>
<li><strong>Vitamin B-12</strong>. Disebut juga s<em>ianokobalamin.</em> Berfungsi untuk pertahanan jaringan syaraf agar tetap sehat. Terdapat pada telur, unggas, ikan, daging, susu, serta produk olahannya.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mineral</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mineral yang dibutuhkan untuk otak adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong>Zink (Seng)</strong>. Fungsinya untuk kekebalan, dalam hal ini berperan untuk menjaga kestabilan membran sel. Terdapat pada unggas, daging, ikan laut, produk susu, juga sereal.</li>
<li><strong>Zat Besi (Fe)</strong>. Diperlukan untuk pembentukan selubung saraf dan mencegah adanya gangguan pada kecerdasan. Terdapat pada ASI, hati, daging, jantung sapi, ikan, daging ayam, kacang-kacangan, sereal, sayuran hijau, dan sebagainya.</li>
<li><strong>Yodium</strong>. Berfungsi untuk perkembangan mental serta kecerdasan balita Anda. Terdapat pada daging merah, sayur, dan ikan laut. Tambahannya, dapat diberikan garam beryodium untuk bumbu makanan si kecil.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Ketika otak lelah, maka tubuh akan terasa lelah dan tubuh akan kurang produktif. Perlu yang namanya nutrisi agar perkembangan otak berfungsi secara optimal, yakni makan makanan seperti ikan, daging, telur, udang, sari buah dan lain sebagainya. Tak lupa juga mengkonsumsi suplemen makanan yang memberi tambahan nutrisi pada otak. Tak hanya itu harus menjaga pola tidur, dalam sehari, kita diwajibkan tidur selama 6-8 jam serta berolahraga 3x seminggu minimal 25 menit sekali.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah otak digunakan selama 1 jam, disarankan untuk beristirahat 5 menit dulu, mengurangi stres dan mediasi dengan pikiran harus ditingkatkan. Dianjurkan juga untuk sarapan pagi sebelum melakukan aktivitas, karena otak membutuhkan asupan energi sebelum digunakan. Tidak merokok, tidak banyak makan makanan yang mengandung banyak lemak, karena hal itu akan mengakibatkan pembuluh darah dilingkupi jaringan lemak sehingga terjadi kerusakan pada otak. Yang terakhir adalah tidak tidur berlebihan agar otak kita mendapat stimulus.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Manfaat Tidur:</strong></p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Perkembangan dari otak meningkat sehingga bisa meningkatkan kecerdasan.</li>
<li style="text-align:justify;">Pada saat tidur, pertumbuhan otak akan lebih cepat sepertiga dari keseluruhan waktu tidur, terutama pada 1 jam pertama.</li>
<li style="text-align:justify;">Serotonin akan dikeluarkan pada saat tidur, yang berfungsi untuk menstimulasi dari otak.</li>
<li style="text-align:justify;">Menghasilkan hormon leptin yang berfungsi mengatur nafsu makan.</li>
<li style="text-align:justify;">Mengaktifkan kembali semua koneksi otak sehingga nantinya dapat menyerap informasi baru untuk meningkatkan proses pembelajaran dan mengingat.</li>
<li style="text-align:justify;">Menghasilkan sinaps-sinaps baru yang akan menghubungkan kembali sel-sel otak manusia agar dapat menyerap informasi baru lagi.</li>
<li style="text-align:justify;">Pada saat tidur, otot-otot, kelenjar dan susunan tubuh akan diperbaharui.</li>
<li style="text-align:justify;">Dengan tidur, otak manusia akan lebih tajam.</li>
<li style="text-align:justify;">Meningkatkan sistem imun tubuh (daya tahan tubuh) dengan meningkatkan jumlah leukosit.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>********</p>
<p>Sumber: Resume Tutorial Kelompok G 2011 FK UNEJ</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/kesehatan/dunia-medis/'>Dunia Medis</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1347/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1347&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/25/pengaruh-nutrisi-dan-kualitas-tidur-terhadap-perkembangan-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tipe Ibu Seperti Apakah Anda?</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/19/tipe-ibu-seperti-apakah-anda/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/19/tipe-ibu-seperti-apakah-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 05:27:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1341</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya tertarik dengan judulnya. Setelah membaca isinya, ehmm&#8230; boleh jg niy kl diposting di blog. Ada kesan lucu jg siy saat ngebacanya, meskipun kl dipikir-pikir lg, apanya yg lucu? Mungkin krn dah membayangkan pengen jd ibu seperti apa saya nanti&#8230; Hehe&#8230; KOMPAS.com &#8211; Jika Anda saat ini sudah menjadi orangtua, tentu Anda akan berkata dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1341&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Awalnya tertarik dengan judulnya. Setelah membaca isinya, ehmm&#8230; boleh jg niy kl diposting di blog. Ada kesan lucu jg siy saat ngebacanya, meskipun kl dipikir-pikir lg, apanya yg lucu? Mungkin krn dah membayangkan pengen jd ibu seperti apa saya nanti&#8230; Hehe&#8230;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>KOMPAS.com</strong> &#8211; Jika Anda  saat ini sudah menjadi orangtua, tentu Anda akan berkata dalam hati,  &#8220;Alangkah sulitnya menjadi orangtua&#8221;. Tidak ada buku atau seminar yang  mampu memberikan informasi mengenai bagaimana cara menjadi orangtua  dengan detail. Bagaimanapun juga, setiap anak adalah pribadi yang unik.  Anda harus selalu fleksibel dalam mengikuti polah-tingkahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda ingin tahu, ibu seperti apakah Anda, coba cari berdasarkan tipenya di bawah ini.</p>
<p><strong>Ibu tradisional</strong><br />
Hangat dan punya jiwa mengasuh, dan bekerja keras untuk menjadi ibu  yang sempurna. Selalu mengutamakan kepentingan anak, dan selalu menjadi  tipe ibu yang membuat kue-kue sendiri di rumah. Ketika anak pulang dari  bermain atau sekolah, Anda lah yang pertama dicarinya.<strong></strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelebihan Anda</strong>: Mampu membuat anak merasa menjadi pusat perhatian, serta merasa dicintai dan dipuja tanpa pamrih. <strong></strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ibu sekaligus teman</strong><br />
Anda  tipe perempuan yang tidak ingin membuat jarak dengan anak, selalu  rileks dan berusaha mengikuti apa yang sedang disenangi anak Anda. Anak  cenderung menganggap Anda sebagai kakak daripada ibu yang konvensional.<span id="more-1341"></span> <strong></strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelebihan Anda</strong>:  Mampu menerima anak dengan segala kelebihan dan kekurangannya, sehingga  anak merasa dimengerti dan tidak harus berpura-pura untuk mendapatkan  perhatian Anda. Namun jika Anda tidak hati-hati, anak juga cenderung  akan selalu membantah karena menganggap Anda sebagai teman.<strong></strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ibu yang bebas</strong><br />
Anda menginginkan kemandirian, dan begitu pula yang Anda harapkan dari anak. Anda merasa berhak mendapatkan <em>me time</em>,  dan anak-anak juga bebas menggunakan waktunya. Anda selalu mendorong  mereka untuk berani berpendapat dan membuat keputusan, yakin bahwa  seorang ibu yang baik seharusnya membiarkan kebebasan dan kemandirian  anaknya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelebihan Anda</strong>: Anda memberi ruang  bagi anak untuk mengembangkan kepribadiannya, dan menciptakan  kehidupannya sendiri. Anda mendorong mereka untuk belajar dari kesalahan  dan mengakui pencapaian yang dilakukannya. Di lain pihak, Anda juga  masih bisa menikmati kegiatan Anda.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ibu &#8220;mata-mata&#8221;</strong><br />
Anak mungkin sudah terlalu besar, sehingga Anda tidak bisa memberi hukuman atau <em>time out</em>,  namun Anda masih mencoba untuk memengaruhinya. Kadang-kadang Anda tidak  secara langsung memberikan nasihat atau berkomunikasi dengan anak,  namun Anda selalu menyimpan apa keinginan anak dalam hati.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelebihan Anda</strong>:  Anda selalu terlibat dalam kehidupan anak dan memerhatikan kesehatan  jiwa-raganya. Namun Anda sering terbentur dalam menyeimbangkan antara  selalu ada di sisinya dan membiarkannya membuat keputusan sendiri. <strong></strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ibu yang komplet</strong><br />
Barangkali,  inilah tipe ibu yang sempurna. Anda tipe ibu yang karakternya muncul  dalam film-film keluarga yang  harmonis di televisi. Anda bisa berbuat  salah, tetapi Anda tidak ragu belajar dari anak untuk memperbaiki diri  Anda. Anda bisa bersikap sebagai teman, tetapi juga tetap dihormati dan  ditaati oleh anak.<strong></strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelebihan Anda</strong>: Membuat anak merasa bangga dengan ibunya!</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Termasuk tipe manakah Anda???</p>
<p style="text-align:justify;">********</p>
<p style="text-align:right;">~ <strong>An article from my beloved husband</strong> ~</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/desies-corner/pernak-pernik/'>Pernak Pernik</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1341/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1341&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/19/tipe-ibu-seperti-apakah-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASI PERAH: Tips Memerah, Menyimpan dan Memberikan Pada Bayi</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/19/asi-perah-tips-memerah-menyimpan-dan-memberikan-pada-bayi/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/19/asi-perah-tips-memerah-menyimpan-dan-memberikan-pada-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 04:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PaRenTiNg]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1336</guid>
		<description><![CDATA[Menyusui memang relatif mudah dan praktis jika diberikan langsung dari payudara kepada bayi, selain itu juga dapat meningkatkan ikatan batin antara ibu dan bayi. Tetapi lain ceritanya jika ibu bekerja di luar rumah dan sudah harus aktif kembali segera setelah cuti melahirkan selesai, dan bayi masih diberikan ASI Eksklusif. ASI dapat diperah melalui 3 cara, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1336&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Menyusui memang relatif mudah dan praktis jika diberikan langsung dari payudara kepada bayi, selain itu juga dapat meningkatkan ikatan batin antara ibu dan bayi. Tetapi lain ceritanya jika ibu bekerja di luar rumah dan sudah harus aktif kembali segera setelah cuti melahirkan selesai, dan bayi masih diberikan ASI Eksklusif.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">ASI dapat diperah melalui 3 cara, yakni menggunakan tangan, memakai alat secara manual atau menggunakan pompa elektrik. Anda bisa memilih cara yang dianggap paling gampang dan nyaman. Namun, apapun cara yang dipilih, jangan abaikan faktor kebersihan.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sebelum memerah ASI, siapkan wadah       tertutup yang bersih dan steril untuk menampung ASI.</li>
<li>Cucilah tangan Anda dengan sabun dan       air, hingga bersih.</li>
<li style="text-align:justify;"> Selanjutnya, perah sedikit ASI, lalu       oleskan pada puting dan areola. Tindakan ini sebaiknya dilakukan dengan       alasan ASI mengandung zat anti bakteri. Setelah siap, silahkan Anda mulai       memerah ASI.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>TIPS MEMERAH ASI</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Tetapkan jadwal rutin dan atur konsistensi waktu memerah, misalnya pukul 09.00-10.00 lalu pukul 12.00-13.00 dan terakhir sesaat sebelum pulang kantor sekitar pukul 16.00-17.00. Menerapkan jadwal rutin adalah salah satu cara agar mendapat refleks pengeluaran ASI (<em>let down reflex)</em> yang optimal.<span id="more-1336"></span></li>
<li>ASI sedapat mungkin tetap diperah seandainya jadwal terlewat, karena pengosongan payudara merupakan salah satu cara menjaga produksi ASI tetap lancar. Sedikit meleset dari jadwal tidak akan terlalu mempengaruhi asalkan jangan ditunggu sampai payudara bengkak.</li>
<li>Gunakan pompa ASI yang cocok, dan sesuai kenyamanan Anda. Pengeluaran ASI oleh pompa ASI tidak selancar dengan isapan bayi. Sebelum memerah, rangsang puting dengan jari dan tujukan pikiran kepada bayi.</li>
<li>Sebelum memerah ASI, pilihlah tempat yang tenang dan tanpa gangguan. Duduk di kursi yang nyaman. Sekitar dua sampai lima menit sebelum mulai memerah, tarik napas dalam-dalam atau cobalah untuk relaksasi sejenak.</li>
<li>Usahakan santai dan tidak memikirkan urusan pekerjaan di saat memerah. Bantu dengan melihat foto bayi Anda saat memerah, yang bisa mengaktifkan hormon serotonin (hormon yang memicu rasa bahagia dan gembira) sehingga akan membantu produksi dan pengeluaran ASI lebih deras. Perasaan tegang, malu, takut gagal, sakit, lelah dan gelisah dapat mengakibatkan gangguan dalam refleks pengeluaran ASI</li>
<li>Mulailah      berlatih memerah ASI kurang lebih seminggu sebelumnya. Selama di tempat      bekerja, sebaiknya Anda memerah ASI sebanyak 2-3 kali</li>
<li>Letakkan      handuk hangat di payudara selama satu atau dua menit. Selanjutnya pijat      dengan lembut payudara Anda, namun tidak perlu memijat di bagian puting.      Jika sudah siap, silahkan mulai memerah ASI.</li>
<li><a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/menyiapkan.asi.dari.kulkas/001/001/1185/1/4">Simpan ASI di <em>cooler box</em> atau kulkas</a>, rekatkan      wadah ASI dengan label tanggal ASI diperah dan nama Anda.Cara yang tepat menyimpan ASI yang telah      Anda perah agar tetap baik diminum bayi.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>Di masa awal memerah</strong> ASI, jumlah yang diperoleh biasanya belum sebanyak yang diinginkan. Anda tak boleh putus asa. Untuk menjadi terampil, memang butuh waktu dan latihan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>TIPS MENYIMPAN ASI PERAH</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Memerah dan menyimpan ASI memang menjadi solusi tepat untuk ibu bekerja yang ingin tetap memberikan ASI untuk bayinya. Antara ASI yang langsung diberikan dengan ASI yang masih harus disimpan di lemari es kualitasnya memang berbeda. ASI yang diberikan langsung memiliki zat gizi, termasuk vitamin, maupun zat kekebalan tubuh yang lebih tinggi dan lebih baik dibanding ASI perah dan telah disimpan. Walau kandungan zatnya berkurang seiring makin lamanya penyimpanan, namun jumlah semua zat pada ASI tersebut tetap masih dalam batas nilai yang telah ditetapkan secara internasional dan baik diberikan pada bayi</p>
<p style="text-align:justify;">Tips menyimpan ASI Perah:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Wadah untuk menampung ASI      sebaiknya terbuat dari bahan yang mudah disterilkan, seperti botol      bertutup rapat yang terbuat dari plastik atau gelas yang tahan panas.</li>
<li>Sebaiknya gunakan wadah yang      volumenya sesuai dengan kebutuhan bayi untuk sekali minum, misalnya 125      ml.</li>
<li>Bila ASI tidak diberikan      langsung, pastikan penampungan dan penyimpanannya telah steril dan tidak      terkontaminasi.</li>
<li>Bila ASI perah akan diberikan      kurang dari 6 jam, maka tidak perlu di simpan di lemari pendingin. Namun      disarankan untuk tidak menyimpan ASI di suhu kamar lebih dari 3 atau 4      jam.</li>
<li>Bila perlu disimpan selama 24      jam, segera masukkan ASI perah ke dalam lemari pendingin pada suhu 4      derajat celcius (jangan sampai beku).</li>
<li>Bila ASI perah akan digunakan      dalam waktu 1 minggu atau lebih, maka ASI perah tersebut harus segera      didinginkan dalam lemari pendingin selama 30 menit, lalu dibekukan pada      suhu -18 derajat celcius atau lebih rendah. ASI yang sudah dibekukan dapat      disimpan antara 3 – 6 bulan.</li>
<li>Simpan ASI perah Anda di bagian      tengah atau bagian terdalam freezer. Bagian-bagian itu memiliki suhu yang      lebih dingin dan konstan sehingga bila listrik padam, suhunya tak cepat      naik. Jangan biarkan ASI perah tersebut tetap tersimpan di kulkas dalam      keadaan listrik padam lebih dari 3-4 jam.</li>
<li>Jangan menyimpan ASI pada rak      yang menempel di pintu lemari pendingin karena temperatur di tempat ini      mudah berubah ketika pintu dibuka dan ditutup.</li>
<li>Beri label setiap wadah ASI      yang berisi keterangan kapan ASI tersebut diperah.</li>
<li>Jangan mengisi penuh wadah      penampung ASI, karena ASI akan memuai saat membeku. Sisakan kurang lebih ¼      bagian kosong.</li>
<li>Pembekuan yang lama (lebih dari      6 bulan) dapat mengubah komposisi kimia ASI, seperti terjadi penguraian      beberapa senyawa lemak dan hilangnya beberapa senyawa yang berfungsi      melawan organisme berbahaya. Risiko kontaminasi juga tinggi, jika      tiba-tiba listrik padam sehingga susu cair dan dibekukan kembali.</li>
<li>Namun sebaiknya ASI beku      disimpan sebagai cadangan untuk keadaan darurat. Jika Anda berada di      rumah, susui langsung bayi.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>TIPS PEMBERIAN ASI DARI LEMARI PENDINGIN </strong></p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Jika Anda akan mencairkan ASI      perah yang disimpan di lemari pendingin pada suhu 4 derajat Celcius, sebaiknya      Anda tidak mencairkannya semalam suntuk pada suhu kamar. Sebaliknya, tidak      perlu mencairkan di atas kompor.</li>
<li style="text-align:justify;">Jangan pula memanaskan dengan      microwave. Pemanasan di microwave bukan saja akan menghancurkan kandungan      vitamin di dalam ASI, tapi juga menimbulkan titik-titik panas (<em>hot      spots</em>) yang bisa &#8220;membakar&#8221; lidah atau mulut bayi.</li>
<li style="text-align:justify;">Jadi, bila Anda ingin mencairkan      ASI beku, kurang lebih setengah jam sebelum waktu menyusui tiba, ambil      wadah ASI dari lemari pendingin. Selanjutnya hangatkan dengan memegang      wadah tersebut di bawah air mengalir yang hangat. Secara bertahap      tingkatkan suhu air sampai ASI cair dan hangat. Kocok wadah penampung ASI      sebelum ASI diberikan pada bayi.</li>
<li style="text-align:justify;">ASI perah sudah tidak terlalu      dingin tersebut dapat diberikan menggunakan cangkir atau sendok kecil yang      bersih. Bila menggunakan cangkir, tempelkan bibir cangkir pada bibir bawah      bayi dan biarkan bayi menggunakan lidahnya untuk meminum ASI (tidak      ditumpahkan). Selain itu, yang memberi ASI perah dengan sendok/cangkir      tersebut harus orang lain, bukan Anda. Agar ada konsistensi, sehingga bayi      tahu kalau dari Anda ia menyusu dan kalau dari orang lain ia minum ASI      perah menggunakan sendok/cangkir. Diharapkan, ia tidak akan mengalami      &#8220;bingung puting&#8221;.</li>
<li style="text-align:justify;">Sebaiknya Anda tidak menyimpan      atau membekukan ulang sisa susu yang tidak dihabiskan bayi agar bayi      terhindar dari risiko diare.</li>
<li style="text-align:justify;">Perlu diingat, ASI yang telah      dihangatkan tidak boleh didinginkan lagi untuk diberikan pada bayi di      waktu minum berikutnya.</li>
</ol>
<p>************</p>
<p style="text-align:justify;">From various sources</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/'>PaRenTiNg</a>, <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1336/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1336&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/19/asi-perah-tips-memerah-menyimpan-dan-memberikan-pada-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saatnya Si Kecil Mengenal Makanan Pendamping (MPASI)</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/01/saatnya-si-kecil-mengenal-makanan-pendamping-mpasi/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/01/saatnya-si-kecil-mengenal-makanan-pendamping-mpasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 07:10:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PaRenTiNg]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1320</guid>
		<description><![CDATA[Anak yang sulit makan biasanya diawali pada saat pertama kali ia diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Biasanya orangtua memulai MPASI  pada usia 6 bulan atau ada juga yang memulai memberikan pada usia 8 atau 9 bulan. Pada saat memulai memberikan MPASI, tidak semua bayi bisa menerima makanan yang diberikan oleh orangtuanya. Hal ini wajar karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1320&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Anak yang sulit makan biasanya diawali pada saat pertama kali ia diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Biasanya orangtua memulai MPASI  pada usia 6 bulan atau ada juga yang memulai memberikan pada usia 8 atau 9 bulan. Pada saat memulai memberikan MPASI, tidak semua bayi bisa menerima makanan yang diberikan oleh orangtuanya. Hal ini wajar karena sekian bulan sebelumnya ia mutlak hanya menerima ASI. Sudah tentu sang anak membutuhkan &#8220;adaptasi&#8221; dengan makanan barunya. Pada saat seperti ini ada kalanya bayi menutup mulutnya rapat-rapat ketika disodori makanan, memakannya akan tetapi hanya <em>mengemut</em>nya saja dan tidak mau menelannya, atau bahkan mengeluarkan kembali makanan dari mulutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengingat pentingnya periode ini dalam membina dan melatih keterampilan makan pada anak agar tidak terjadi masalah makan di kemudian hari, maka orang tua harus memberikan perhatian lebih terhadap hal ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesiapan anak untuk mulai makan makanan padat bersifat individual, antara anak yang satu dengan yang lainnya bisa berbeda. Oleh karena itu, perlu diperhatikan tanda-tanda bayi siap makan makanan padat, antara lain:<span id="more-1320"></span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Sudah bisa menegakkan kepala sendiri</li>
<li>Bisa duduk dengan baik di kursi</li>
<li>Bisa melakukan gerakan mengunyah</li>
<li>Terlihat tertarik pada makanan</li>
<li>Bisa menutup mulut jika dimasukkan sendok</li>
<li>Bisa memindahkan makanan dari mulut bagian depan ke mulut bagian belakang</li>
<li>Merespon dan membuka mulut saat disuapi makanan</li>
<li>Hilang refleks menjulurkan lidah</li>
<li>Bisa menggerakkan lidah dan tidak lagi mendorong makanan keluar dengan lidah</li>
<li>Terlihat masih lapar setelah diberi 8 hingga 10 x ASI atau 1200 cc susu formula</li>
<li>Mulai tumbuh gigi</li>
<li>Berat badan meningkat hingga kira-kira sudah 2 x lipat berat badan ketika lahir</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Jenis makanan yang dapat diberikan:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>ASI atau susu formula ditambah</li>
<li>Bubur sereal beras atau bubur tepung beras</li>
<li>Dilanjutkan dengan sereal biji-biji lainnya</li>
<li>Bila sudah terlihat bisa makan, bisa ditambah bubur sayuran (misal ubi manis, labu kuning) atau bubur buah-buahan (misal pisang, apel, alpukat).</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana cara memberikannya?</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Mulai dari bubur tepung beras yang sangat encer satu hari sekali, kira-kira sebanyak ½ sendok makan pada percobaan pertama. Mengapa beras? Karena beras memiliki risiko alergi rendah.</li>
<li style="text-align:justify;">Jika bayi sudah mulai terbiasa makan, bisa ditambah porsinya atau kekentalan buburnya.</li>
<li style="text-align:justify;">Bisa menambahakan menu baru, satu rasa setiap kali menambah, jangan dicampur. Tunggu 4 hari untuk perkenalkan makanan baru kepada anak, agar terlihat apakah bayi memiliki reaksi alergi terhadap makanan itu.</li>
<li style="text-align:justify;">Susu sebaiknya jangan direbus karena akan merusak kandungan gizinya, cukup diseduh dengan air panas/ hangat.</li>
<li style="text-align:justify;">Beberapa orang menyarankan memberikan sayuran terlebih dahulu sebelum buah-buahan, sehingga bayi tidak lebih dulu mengenal manisnya buah.</li>
<li style="text-align:justify;">Jangan menambahkan garam atupun gula ke dalam menu makanan bayi.</li>
<li style="text-align:justify;">Kenalkan MPASI secara bertahap. Mulai dari yang bertekstur lembut dan encer serta hanya terdiri dari satu jenis makanan atau buah seperti puree buah-buahan yang mudah dicerna dan tidak merangsang. Kemudian meningkat dengan campuran dua macam atau lebih jenis makanan yang dihaluskan seperti bubur saring dan seterusnya.</li>
<li style="text-align:justify;">Saat makanan padat menyelingi jadwal minum susu, bayi perlu minum untuk memuaskan rasa hausnya dan membantu melancarkan kerja pencernaannya, dengan memberi minum air putih matang, sari buah segar/ jus buah atau makanan yang berkuah seperti jus bayam, air rebusan kacang hijau, dll.</li>
<li style="text-align:justify;">Pada saat memberikan nasi tim saring, dapat ditambahkan sumber lemak seperti 1 sendok teh minyak/ margarin atau santan karena beberapa vitamin (A, D, E, K) larut lemak.</li>
</ol>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/'>PaRenTiNg</a>, <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1320/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1320&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/01/saatnya-si-kecil-mengenal-makanan-pendamping-mpasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Paspor Untuk Shofiya</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/01/paspor-untuk-shofiya/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/01/paspor-untuk-shofiya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 07:02:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berbagi Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1301</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum membuat paspor, alangkah baiknya jika kita mengetahui apa saja  syarat-syaratnya, sehingga sudah bisa disiapkan dulu sebelumnya di rumah. Mo berbagi pengalaman saat bikin paspor untuk Shofiya (4 bulan). Syarat pembuatan paspor sebenarnya tidak ribet, tapi juga tidak sesimpel yang dibayangkan karena adanya syarat &#8220;surat keterangan domisili anak dari kelurahan/ kecamatan&#8221;. Bisa dibayangkan kan harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1301&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebelum membuat paspor, alangkah baiknya jika kita mengetahui apa saja  syarat-syaratnya, sehingga sudah bisa disiapkan dulu sebelumnya di rumah.</p>
<p style="text-align:justify;">Mo berbagi pengalaman saat bikin paspor untuk Shofiya (4 bulan). Syarat pembuatan paspor sebenarnya tidak ribet, tapi juga tidak sesimpel yang dibayangkan karena adanya syarat &#8220;surat keterangan domisili anak dari kelurahan/ kecamatan&#8221;. Bisa dibayangkan kan harus cari surat pengantar dari RT/RW dulu baru ke kelurahan dengan menyerahkan berkas yang hampir sama dengan yang harus diserahkan ke kantor imigrasi nantinya plus foto anak 2 lembar ukuran 3&#215;4. Dan terakhir masih harus mendapatkan stempel dari kecamatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu diketahui paspor orang tua harus jadi terlebih dulu sebelum membuat paspor anak. Berikut syarat pembuatan paspor anak kurang dari 16 tahun :<span id="more-1301"></span></p>
<ol>
<li>Paspor salah satu orang tua atau keduanya jika ada (Asli + Fotokopi)</li>
<li>KTP kedua orang tua (Asli + Fotokopi)</li>
<li>Kartu keluarga (Asli + Fotokopi)</li>
<li>Akte kelahiran anak (Asli + fotokopi)</li>
<li>Surat nikah orang tua (Asli + fotokopi)</li>
<li>Pernyataan orang tua dengan dibubuhi materai 6000 (Surat ini udah disediakan di kantor imigrasitidak perlu membuat sendiri)</li>
<li>Surat keterangan domisili dari kelurahan/ kecamatan.</li>
</ol>
<p style="text-align:center;"><a href="http://desiemeilana.files.wordpress.com/2011/02/shofiya.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1326" title="shofiya" src="http://desiemeilana.files.wordpress.com/2011/02/shofiya.jpg?w=158&#038;h=210" alt="" width="158" height="210" /></a>&#8220;Foto Shofiya (hasil jepretan umminya) untuk kelengkapan membuat surat keterangan domisili&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bayi tidak perlu tanda tangan maupun sidik jari, namun tetep harus datang untuk foto. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat paspor tidak berbeda dengan orang dewasa yaitu 255.000 rupiah  (biaya sidik jari sebesar 15.000 rupiah sudah dihapuskan sejak 1 Januari 2011) ditambah 20.000 rupiah untuk map berisi formulir identitas pembuat paspor, sampul untuk paspor, surat pernyataan orang tua, sudah lengkap dengan materainya juga.</p>
<p style="text-align:justify;">Di kantor imigrasi sebenarnya tertulis bahwa dalam 4 hari paspor sudah bisa diambil, dihitung dari hari pertama kita menyerahkan berkas-berkas persyaratan. Tetapi kenyataanya, bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung pada saat wawancara, karena dari wawancara itulah bisa diketahui alasan pembuatan paspor, mendesak atau tidak. Pada saat mengurusi paspor untuk Shofiya, paspor baru bisa diambil 1 minggu setelahnya. Berhubung memang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat ini, ya saya sich nyantai-nyantai aja, lagipula kantor imigrasi tidak jauh dari rumah ^_^.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk keperluan pesan tiket pesawat secara online, yang notabene butuh nomor paspor dan tanggal penerbitan paspor, tidak perlu menunggu sampai paspor jadi, karena di kuitansi pembayaran paspor sudah tertera data yang kita butuhkan tadi. Bahkan kalaupun ingin mengurus visa tinggal, bisa dengan melampirkan <em>copy</em> dari kuitansi tadi. Tapi yang perlu diingat, jangan sampai kuitansi tadi hilang, karena akan digunakan sebagai bukti pengambilan paspor yang sudah jadi.<em></em></p>
<p style="text-align:justify;">So&#8230; ga perlu bikin paspor lewat calo, ribet dikit memang tapi jika dibandingkan harus bayar lebih mahal hingga 3 atau 4 kali lipat, mending urus sendiri, itung-itung juga berkontribusi menyehatkan sistem birokrasi di negeri kita *_^</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/desies-corner/berbagi-cerita/'>Berbagi Cerita</a>, <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/desies-corner/pernak-pernik/'>Pernak Pernik</a>, <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1301/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1301&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/02/01/paspor-untuk-shofiya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://desiemeilana.files.wordpress.com/2011/02/shofiya.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">shofiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Mengatasi Kesulitan Makan Pada Anak</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/31/tips-mengatasi-kesulitan-makan-pada-anak/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/31/tips-mengatasi-kesulitan-makan-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2011 01:57:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1317</guid>
		<description><![CDATA[Kesulitan makan pada anak sering menjadi masalah tersendiri bagi orang tua. Timbul kecemasan, ketakutan orangtua akan tidak terpenuhinya kecukupan energi maupun nutrisi untuk tumbuh kembang anaknya. Masalah ini perlu segera mendapat penanganan yang tepat dari orangtua, mengingat bahwa kebiasaan dan pola makan pada saat bayi akan mempengaruhi kebiasaan dan pola makannya saat besar nanti. Sejak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1317&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kesulitan makan pada anak sering menjadi masalah tersendiri bagi orang tua. Timbul kecemasan, ketakutan orangtua akan tidak terpenuhinya kecukupan energi maupun nutrisi untuk tumbuh kembang anaknya. Masalah ini perlu segera mendapat penanganan yang tepat dari orangtua, mengingat bahwa kebiasaan dan pola makan pada saat bayi akan mempengaruhi kebiasaan dan pola makannya saat besar nanti. Sejak dini, orang tua harus mulai membina keterampilan makan pada anak. Perkembangan keterampilan makan yang berlangsung sejak lahir sampai dengan usia 3 tahun merupakan sesuatu yang memerlukan pelatihan dan pembinaan, baik untuk ibu dan anak. Dikatakan usia 6 – 9 bulan merupakan periode kritis dalam pembinaan keterampilan makan. Apabila periode ini tidak dimanfaatkan secara optimal dapat timbul masalah makan pada anak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1317"></span>Banyak faktor yang mempengaruhi kebiasaan makan, selain selera makan, faktor sosial , budaya , ekonomi, agama, umur dan jenis kelamin, emosi , pendidikan, kondisi kesehatan dan obat – obatan yang dikomsumsi juga dapat menekan / meningkatkan nafsu makan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tips memberi makan pada anak:</strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Berikanlah makanan anak sesuai dengan usia dan perkembangannya. Beri porsi yang cukup bukan berlebih, jika anak merasa kurang ia boleh minta tambah.</li>
<li>Variasikan menu, perubahan rasa, keragaman dan penyajian yang menarik diperlukan agar anak tidak cepat bosan. Menyiasati menu makan anak. Selain variatif, ada yang penting yang kadang terlupakan. temukan penyebab anak mempunyai suatu favorit makanan. Apakah karena rasa, atau tampilan atau yang lain.</li>
<li>Lebih baik memberi makanan yang padat gizi dan berenergi tinggi dalam porsi kecil dari pada cemilan yang akan mengganggu timbulnya rasa lapar , sehingga kecukupan energi dan nutrisi anak terpenuhi.</li>
<li>Mengatur dengan baik jadwal pemberian makan dan kudapan. Pilih kudapan yang sehat seperti buah-buahan.</li>
<li>Ciptakan suasana yang menyenangkan dan buatlah acara makan menjadi saat yang menggembirakan buat anak.</li>
<li>Biarkan anak makan sendiri sehingga anak merasa mampu, dipercaya oleh orangtua, semakin mandiri dan kemampuan motoriknya juga akan terlatih dan berkembang baik.</li>
<li>Secara bertahap perkenalkan suatu makanan baru pada waktu dan dalam porsi sedikit terlebih dahulu.</li>
<li>Jangan memburu-buru anak agar makan dengan cepat.</li>
<li>Tidak perlu setiap kali mengikuti keinginan anak dengan mengganti menu sesuai keinginannya.</li>
<li>Jangan bosan pula untuk menawarkan. Boleh jadi waktu makanan baru itu ditolak ,bukan karena tidak suka, tapi karena faktor lain.</li>
<li>Masukkan unsur gizi ke dalam makanan kesukaan anak.</li>
<li>Memperkenalkan aneka jenis makanan sejak dini. Diharapkan anak semakin terbiasa dengan makanan rumah.</li>
<li>Selingi dengan pengganti nasi, seperti roti, bakpau, makaroni, bila anak menolak makan nasi.</li>
<li>Pemberian makan pada anak tidak boleh terlalu lama. Sebaiknya proses makan tidak lebih dari 20 menit. Secara oral motorik, mulut akan capek jika terus mengunyah lebih dari 20 menit.</li>
<li>Makan bersama keluarga.</li>
<li>Sesekali biarkan anak makan bersama teman-temannya.</li>
<li>Sesekali ajak anak menyiapkan makanannya.</li>
<li>Beri contoh pada anak makan beragam dan ajarkan anak mencobanya tanpa memaksa. Penolakan anak bukan merupakan kata akhir. Anak harus diperkenalkan hingga 10 kali untuk menerima makanan baru.</li>
<li>Merangsang anak untuk senantiasa aktif bergerak. Anak yang aktif bergerak akan mudah lapar dan mempunyai efek baik terhadap kesehatannya.</li>
<li>Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau tidak mau makan.</li>
<li>Tidak membiasakan makanan diberi bumbu MSG yang dapat menyebabkan ketergantungan anak terhadap MSG karena makanan terasa hambar atau kurang enak tanpa MSG. Selain itu, makanan yang mengandung MSG tidak baik untuk kesehatan.</li>
<li>Suplementasi vitamin dan mineral jika diperlukan.</li>
<li>Gangguan makan yang patologis harus dikenali sejak dini. Kunjungan/ konsultasikan dengan ahlinya / dokter bilamana amat sangat diperlukan dan ditemukan gejala-gejala kelainan/gangguan faktor organik.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Semua hal perlu proses. Makan tidak hanya suatu proses memasukkan sesuatu ke dalam mulut, tetapi lebih dari itu juga merupakan suatu media pembelajaran anak. Kurus belum berarti kurang gizi, gemuk belum tentu sehat. Mari optimalkan tumbuh kembang anak dengan pemberian nutrisi yang tepat dan seimbang.</p>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1317/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1317&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/31/tips-mengatasi-kesulitan-makan-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Pijat Bayi Itu Penting?</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/13/mengapa-pijat-bayi-itu-penting/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/13/mengapa-pijat-bayi-itu-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 16:14:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PaRenTiNg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1289</guid>
		<description><![CDATA[Tak hanya orang dewasa yang suka dipijat. Bayi pun perlu dipijat, terutama saat ia rewel yang menandakan ada rasa tidak nyaman pada tubuhnya. Beberapa orangtua bahkan akan segera membawa si kecil ke dukun pijat bila anaknya jatuh dari tempat tidur, tampak gelisah saat tidur, tidak mau makan, bahkan batuk dan pilek. Pijat bayi memang cara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1289&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tak hanya orang dewasa yang suka dipijat. Bayi pun perlu dipijat, terutama saat ia rewel yang menandakan ada rasa tidak nyaman pada tubuhnya. Beberapa orangtua bahkan akan segera membawa si kecil ke dukun pijat bila anaknya jatuh dari tempat tidur, tampak gelisah saat tidur, tidak mau makan, bahkan batuk dan pilek.</p>
<p style="text-align:justify;">Pijat bayi memang cara kuno, tetapi tetap bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan bayi. Pijatan dan sentuhan pada tubuh mungil bayi Anda juga menjadi ungkapan cinta yang akan mempererat ikatan batin orangtua dan anak. Itu sebabnya para ahli menganjurkan pijat bayi dilakukan oleh ayah atau ibu, bukan diserahkan ke dukun pijat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sentuhan merupakan sebuah alat terapi yang sangat ampuh, begitu juga halnya pijatan. Terapis pijat bayi, Justina Perry, menerangkan bahwa sentuhan dari kulit ke kulit memiliki beragam keuntungan yang sangat penting bagi perkembangan bayi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahukah Anda, bahwa kulit merupakan organ bayi yang pertama kali mengalami pertumbuhan. Bahkan saat ia masih berada di rahim pun, organ yang pertama kali berkembang dan ia alami adalah sentuhan pada kulit. Memijat bayi Anda sedini mungkin memiliki begitu banyak keuntungan, baik secara fisik maupun psikis.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa saja siy manfaatnya? Simak yuks…</strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Saat memijat bayi, kita membantu otak anak memproduksi hormon oksitosin, yang menurunkan kadar stres dalam otaknya. Dengan kata lain, pijatan bayi bisa membantunya relaks, mengurangi lama ia menangis, dan membantunya tidur.</li>
<li>Meningkatkan kemampuannya untuk memperkuat sistem pencernaannya, sehingga membantu ketidaknyamanan yang dialami bayi, seperti masuk angin dan sembelit.</li>
<li>Membantu pertumbuhannya. Saat kita memijat si bayi, sentuhan tersebut mengirimkan sinyal kepada kelenjar pituitary di dalam otak si kecil. Hal ini kemudian melepaskan HGH, hormon pertumbuhan manusia, yang artinya membantu si bayi tumbuh dan berkembang.<span id="more-1289"></span></li>
<li>Di beberapa rumah sakit bahkan sudah mendorong para orangtua untuk sering mengelus dan menyentuh bayi yang lahir prematur. Studi di Amerika menunjukkan, bayi yang lahir prematur dan sering mendapatkan sentuhan atau pijatan lembut, sekitar 15 menit, 3 kali sehari, selama 10 hari berturut-turut memiliki peningkatan berat tubuh sekitar 50 persen lebih banyak ketimbang yang tidak dipijat. Bayi-bayi yang dipijat juga terlihat lebih responsif.</li>
<li>Hasil suatu penelitian menyatakan, pijat bayi berperan penting meningkatkan ketenangan, pencernaan, dan berat badan si kecil.</li>
<li>Pijat juga merangsang sistem imun. &#8220;Tentu saja ini sangat menenangkan bayi,&#8221; ujar Lorraine Tolley dari <em>The Guild of Infant and Child Massage.</em> Ketidaknyamanan seperti sakit perut, pilek, dapat segera hilang.</li>
<li>Menurut <em>Association of Infant Massage</em>, pijat bayi membuat pencernaan bayi, sirkulasi darah, serta kekuatan otot menjadi lebih baik.</li>
<li>Nyeri perut, nyeri pada gusi dan rahang selama proses pertumbuhan gigi juga akan berkurang.</li>
<li>Mengurangi stres. Bayi atau anak-anak yang secara berkala dipijat orangtuanya mempunyai kadar kecemasan dan hormon stres yang rendah. Studi di Touch Research Institute, University of Miami School of Medicine, AS, mengungkapkan, terapi sentuhan akan menurunkan kadar hormon stres kortisol, dan sebaliknya meningkatkan kadar serotonin dan dopamin yang berperan dalam menciptakan rasa nyaman.</li>
<li>Pijatan juga diketahui dapat memperbaiki kualitas tidur bayi dengan cara menenangkan sistem saraf.</li>
<li>Memiliki keuntungan untuk si ibu. Memijat bayi memberikan sebuah pengalaman yang unik, yakni kesempatan untuk berada dekat dengan bayi, merasakan kulitnya, yang penting untuk menciptakan ikatan, serta mengurangi level stres ibu. Meski si bayi yang dipijat akan menghasilkan hormon oksitosin, ternyata bagi ibu yang memijat pun akan memproduksi hormon yang sama, dan seringkali, para ibu yang baru usai memijat bayinya juga akan merasakan relaksasi dan ketenangan bahkan saat harus menghadapi situasi berat menangani si bayi sekalipun. Bahkan, saat ini diperkirakan, pijatan kepada bayi mampu melawan baby blues, dan mengatasi masalah depresi pasc a melahirkan.</li>
<li>Tidak hanya bisa dilakukan oleh ibu, pijat bayi pun ternyata bisa dilakukan oleh ayahnya. Studi yang dilakukan di Australia mengatakan, bahwa pijatan yang dilakukan ayah terhadap bayi yang berumur 12 minggu menghasilkan anak yang lebih sering melakukan kontak mata dengan ayahnya, lebih sering senyum, lebih sering memberikan ekspresi vokal, serta merespon sentuhan ketimbang bayi yang tidak dipijat oleh ayahnya. Para ayah yang memijat bayinya pun merasa lebih dekat dan lebih terhubung dengan bayi mereka.</li>
<li>Dijelaskan penulis buku <em>The Happy Child, </em>Linda Blair, yang juga ahli psikologi klinis, pijat memiliki efek pada sistem limbik di otak di mana tersimpan emosi-emosi positif. Sentuhan yang rutin dilakukan itu akan menguatkan perasaan positif pada bayi. Ini memberikan rasa aman bagi bayi sehingga ia akan memiliki daya hidup yang lebih baik.</li>
<li>Sebuah studi di Queen Charlotte &amp; Chelsea Hospital di London menyatakan, pijat bayi membuat orangtua lebih percaya diri atas kemampuan asuh mereka. Pijat juga membantu ibu lebih cepat pulih dari depresi setelah melahirkan.</li>
<li>Bagi orangtua, proses memijat membuat Anda lebih bisa memahami si kecil sehingga mampu memberikan respons cepat terhadap apa saja yang diperlukan anak.</li>
</ol>
<ol style="text-align:justify;"></ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kapan bayi dah bisa dipijat?</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usia tiga bulan </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pijat bayi, diungkapkan Dr Utami Roesli SpA, IBCLC, CIMI, merupakan terapi sentuh paling kuno dan populer. Meski kuno, pijat bayi tetap banyak manfaat dan sebaiknya dilakukan secara rutin, setidaknya sebulan sekali.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejumlah ahli menyatakan, pemijatan sebaiknya dilakukan setelah bayi melewati usia tiga bulan ketika fisik bayi tidak lagi terlalu lemah untuk dipijat. Sementara ahli lain menyarankan pemijatan dilakukan mulai usia bayi beberapa minggu dengan alasan pijatan dapat membantu bayi melewati masa transisi dari dalam rahim ke dunia luar.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi orangtua yang belum terbiasa memijat, ada baiknya berkonsultasi ke dokter anak atau tenaga ahli terlatih, misalnya bidan.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Peringatan!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Meski demikian, ada waktu-waktu tertentu bayi sebaiknya tidak dipijat, misalnya bila bayi sedang mengalami demam, muncul ruam-ruam pada kulit tubuhnya, atau sedang mengalami masalah pada persendian. Bayi atau anak yang baru saja diimunisasi juga tidak boleh dipijat.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mijatnya make apa?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Nah, untuk memijat bayi, diperlukan bahan yang tepat. Minyak kayu putih atau minyak telon umumnya dipilih para ibu saat memijat bayinya karena aman dan tidak menyebabkan iritasi. Menurut ahli fisioterapi Wiwit Azmi Lestari, AMF, SE, DIPL. CIDESCO, aromaterapi juga aman digunakan untuk pijat bayi. Namun <em>baby oil </em>sebaiknya dihindari karena kandungan zat kimia parafin yang bisa menyebabkan iritasi kulit.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kulit bayi hingga usia satu tahun cenderung kering. Untuk melembabkan kulit atau memijat bayi, sebaiknya pilih minyak zaitun daripada <em>baby oil</em> yang mengandung zat kimia, parafin, yang bisa membuat iritasi,&#8221; kata Wiwit kepada <em>Kompas Female</em>, sesuai memberikan training spa kepada 38 finalis Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2010 di Taman Sari Royal Heritage Spa Jakarta, Kamis (7/10/2010) lalu.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Essential oil</em> untuk bayi yang aman untuk melakukan pijatan di antaranya yang mengandung ekstrak jahe, lemon, atau citrus.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lakukan pijatan bertahap dari kaki, tangan, badan untuk merangsang otot, peredaran darah, dan saraf,&#8221; jelas Wiwit, yang juga <em>trainer</em> dan <em>quality controller </em>Taman Sari Royal Heritage Spa.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Biasanya, dalam paket perawatan <em>baby spa</em>, pijatan pada bayi dilakukan 20-30 menit setiap kali kedatangan. Anda bisa mengaplikasikan keterampilan memijat bayi ini di rumah setiap hari. Atau dengan membeli VCD tentang cara memijat bayi.<br />
<em>Baby Spa</em> yang terbagi menjadi dua jenis perawatan, <em>baby gym</em> dan <em>massage</em>, biasanya dilakukan seminggu sekali.</p>
<div>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pijatan membuat bayi merasa nyaman dengan sentuhan ibunya, melancarkan peredaran darah, dan stimulasi semua organ tubuh. Sedangkan <em>baby gym</em>, selain melatih gerak bayi, jangan heran ika setiap kali sehabis <em>gym</em> bayi akan tertidur lelap. Salah satu gerakan saat <em>baby gym</em> juga membuat bayi selalu tersenyum dan tertawa terbahak-bahak,&#8221; ungkap Wiwit, yang melihat aktivitas ibu dan bayi ini sebagai sarana rekreasi yang menyehatkan.</p>
</blockquote>
<p>*************</p>
<p>Sumber : <a href="http://thebabywebsite.com/" target="_blank">thebabywebsite.com</a></p>
<p>kompas.com</p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/'>PaRenTiNg</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1289/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1289&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/13/mengapa-pijat-bayi-itu-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>7 Langkah Sukses Menyusui Bayi</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/13/7-langkah-sukses-menyusui-bayi/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/13/7-langkah-sukses-menyusui-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 13:03:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1284</guid>
		<description><![CDATA[Menyusui untuk beberapa ibu, tidak semudah yang dibayangkan. Saat baru melahirkan, ibu bisa mengalami tekanan psikologis sehingga kesulitan untuk menyusui bayinya. Belum lagi masalah-masalah terkait menyusui seperti puting lecet, ASI sedikit, payudara membengkak dan lain-lain. Dengan masalah-masalah tersebut, para ibu sebaiknya jangan cepat menyerah, apalagi di minggu-minggu pertama kelahiran bayi. Berikut tips agar sukses menyusui [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1284&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;"><strong> </strong>Menyusui untuk beberapa ibu, tidak semudah yang dibayangkan. Saat baru  melahirkan, ibu bisa mengalami tekanan psikologis sehingga kesulitan  untuk menyusui bayinya. Belum lagi masalah-masalah terkait menyusui  seperti puting lecet, ASI sedikit, payudara membengkak dan lain-lain.</div>
<p style="text-align:justify;">Dengan  masalah-masalah tersebut, para ibu sebaiknya jangan cepat menyerah,  apalagi di minggu-minggu pertama kelahiran bayi. Berikut tips agar  sukses menyusui di waktu awal setelah melahirkan, seperti dilansir <em>fit  pregnancy</em>:<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>1. Perkenalkan ASI Sejak Dini</strong></p>
<p>Waktu  yang paling tepat untuk memperkenalkan ASI pada bayi adalah saat ia  baru lahir. Jika Anda tidak memiliki masalah dalam proses melahirkan,  lakukanlah IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Bayi yang baru lahir akan  sangat responsif.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
2. Pastikan Anda Merasa Nyaman</strong><br />
Begitu  bayi yang baru lahir disusui, para ibu biasanya tidak ingin  mengganggunya. Rasa lelah atau sakit yang masih terasa setelah  melahirkan akan diabaikan demi bayi menyusui dari ibu. Sebelum menyusui,  pastikan dulu Anda sudah dalam posisi nyaman. Kenyamanan ini penting  karena ibu yang tidak stres atau tetap tenang saat menyusui, akan  melancarkan ASI yang keluar.</p>
<p><strong>3. Cari Tahu Bagaimana Perlekatan yang Benar<br />
</strong>Perlekatan  yang benar adalah kunci ASI keluar dengan lancar. Dengan perlekatan  yang benar juga bayi bisa menghisap payudara ibu. Sebelum bayi menyusu,  rangsang bibir bayi dengan puting ibu sehingga akan membuka lebar,  kemudian dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu lalu puting  serta areola (bagian gelap dari payudara) dimasukkan ke dalam mulut  bayi. Pastikan, sebagian besar areola terutama yang berada di bawah,  masuk ke dalam mulut bayi.</p>
<p><strong><span id="more-1284"></span>4. Susui Bayi Sesering Mungkin</strong><br />
Menurut  dokter anak dari Universitas Stanford, California, kunci memperbanyak  ASI adalah dengan sesering mungkin menyusui bayi. Pastikan bayi Anda  yang baru lahir mendapatkan makanan yang cukup melalui ASI. Jangan  batasi bayi atau jadwalkan waktu menyusu. Biarkan bayi menyusui sepuas  mungkin dan kapan saja dia mau. Bayi yang baru lahir, setiap menyusi  bisa membutuhkan waktu 20-45 menit.</p>
<p>Harus diingat, ASI menganut  prinsip supply and demand. Semakin sering dikeluarkan, akan semakin  cepat juga terisi lagi. Jadi semakin sering bayi menyusu, semakin banyak  juga ASI Anda.</p>
<p><strong>5. Jangan Pakai Botol Susu</strong><br />
Memperkanalkan  botol susu sejak bayu bari lahir bukan ide yang baik untuk melancarkan  produksi ASI. Bayi bisa terkena bingung puting dan menolak menyusui  langsung dari payudara ibu. Alhasil karena jarang menyusu langsung dari  payudara, produksi ASI ibu bisa berkurang.<br />
<strong><br />
6. Banyak Mencari Tahu Tentang ASI</strong><br />
Ada banyak hal tentang ASI yang perlu ibu ketahui. Cari tahu sebanyak mungkin informasi tersebut sebelum dan sesudah melahirkan.</p>
<p>Salah  satu hal mengenai ASI adalah soal jenisnya. Saat menyusui, seorang ibu  akan mengeluarkan dua macam air susu, yaitu foremilk dan hindmilk.  Foremilk adalah susu ASI yang diproduksi pada awal proses menyusui.  Sedangkan hindmilk adalah ASI yang diproduksi pada akhir proses  menyusui.</p>
<p>Foremilk diproduksi dalam jumlah banyak, mengandung  banyak protein laktosa dan protein lainnya, berkadar air tinggi, namun  kadar lemaknya rendah, hanya 1-2 gram per 100 ml. Sedangkan hindmilk  diproduksi dalam jumlah lebih sedikit, tapi kadar lemaknya lebih tinggi,  yaitu 2-3 kali dibandingkan foremilk. Kadar lemak yang lebih tinggi ini  membuat hindmilk lebih putih dibanding foremilk yang warnanya tampak  lebih kebiruan.</p>
<p>Jumlah lemak yang tinggi dalam hindmilk ini akan  memberikan banyak energi pada bayi, dan menimbulkan rasa kenyang yang  lebih lama. Sementara jumlah air yang berlimpah dalam foremilk mampu  memenuhi kebutuhan air bayi. Sehingga ia tidak membutuhkan air minum  lagi, meskipun tinggal di daerah panas.<br />
<strong><br />
7. Cari Teman<br />
</strong>Saat  seorang ibu menyusui, carilah teman yang bisa mendukung Anda untuk  terus memberi ASI. Ibu baru yang memiliki teman pendukung cenderung  lebih sukses menyusui ketimbang yang tidak.</p>
<p>Ada banyak cara untuk  mendapatkan teman pendukung ini. Anda bisa mencoba bergabung ke  milis-milis ibu menyusui atau milis ibu-ibu lainnya. Konselor laktasi  juga bisa jadi orang yang mendukung dan siap membantu Anda saat  kesulitan menyusui si kecil.</p>
<p>(<em><em>Eny Kartikawati &#8211; wolipop</em></em>)</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">**********</span></p>
<p style="text-align:justify;">Jangan lupa jg untuk perawatan payudara saat hamil maupun pada saat menyusui yaitu dengan rajin membersihkan puting payudara dengan kapas yg telah diberi <em>baby oil </em>dan <em>massage</em> (pijat) payudara sesuai petunjuk yg benar cara memijatnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Semoga bermanfaat&#8230;</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">&#8220;Smoga saat anak kedua nanti lebih baik. <em>Be excellent mother with ASI exclusive, insya Allah&#8230;</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;"><em></em> Aamiin&#8230;&#8221;</span><br />
</span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1284&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/13/7-langkah-sukses-menyusui-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yuks Bersihkan Kerak Kepala Bayi Qita&#8230;</title>
		<link>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/02/yuks-bersihkan-kerak-kepala-bayi-qita/</link>
		<comments>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/02/yuks-bersihkan-kerak-kepala-bayi-qita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2011 06:01:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desie Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://desiemeilana.wordpress.com/?p=1278</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah&#8230; Shofiya sekarang sudah berumur 3 bulan. Saat digundul rambutnya oleh Yangti (baca: eyang putri), ternyata di kepalanya terdapat kerak (cradle cap). Ga banyak siy, tp khawatir jg kl ga bs hilang atau malah menimbulkan gatal. Sebenarnya, rencananya dulu hendak digundul tepat saat aqiqahnya, 7 hari setelah lahir, sunnahx kan gitu&#8230; Qaddarullah, pas umur sgitu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1278&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah&#8230; Shofiya sekarang sudah berumur 3 bulan. Saat digundul rambutnya oleh Yangti (baca: eyang putri), ternyata di kepalanya terdapat kerak (<em>cradle cap</em>). Ga banyak siy, tp khawatir jg kl ga bs hilang atau malah menimbulkan gatal. Sebenarnya, rencananya dulu hendak digundul tepat saat aqiqahnya, 7 hari setelah lahir, sunnahx kan gitu&#8230; Qaddarullah, pas umur sgitu, dedek malah lagi difoto terapi karena hiperbilirubinemia (<em>ikterus neonatorum et causa </em>kurang ASI, hayah…campur2 bahasane, hehe…), so baru digundul pas umur 3 bulan. Niy ummu Shofiya pingin berbagi pengalaman cara membersihkan kerak tadi. Semoga bermanfaat ^^</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ciri kerak kepala: bersisik-sisik tebal berminyak berwarna kuning di dahi dan bagian atas kepala bayi.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Bayi yang baru lahir memang biasanya masih terdapat kerak kepala. Kerak kepala atau <em>cradle cap</em> ini memang akan terkelupas sendiri, menjadi serpihan-serpihan tipis seperti ketombe, jika sudah mengering.</p>
<p>Kerak kepala ini muncul akibat masih adanya kandungan hormon dari  bunda dalam tubuh bayi. Untungnya, kerak kepala ini hanya bersifat sementara, yang akan hilang dengan sendirinya seiring berkurangnya kadar hormon ibu dalam tubuh bayi. Gangguan kulit ini mungkin akan berlangsung sampai bayi berusia 8 – 12 bulan.</p>
<p>Namun ada baiknya juga jika Bunda membersihkan kerak kepala tersebut, karena selain mengganggu penampilan, kerak ini juga membuat gatal dan mengganggu pertumbuhan rambutnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1278"></span><br />
Tips mengatasi kerak di kulit kepala bayi berdasarkan pengalaman saya :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Rambut digundul agar memudahkan dalam membersihkan kerak, mengobservasi dah berkurang or belum keraknya, dah bersih or belum kulit kepalanya. Sekaligus, memudahkan penyerapan minyak zaitun ke kulit kepala. (Alhamdulillah abinya Shofiya dah belikan 3 botol minyak zaitun, yg awalnya siy mo digunakan untuk perawatan rambut Shofiya, eh..ga tahunya malah berguna buat ngilangin kerak di kepalanya yg baru aja diketahui ^^)</li>
<li>Oleskan minyak zaitun ke area kepala yang berkerak sambil dipijat-pijat lembut,  kemudian diamkan beberapa jam supaya kerak jadi melunak dan lebih mudah diangkat. Selanjutnya bila sudah waktunya mandi, bayi dikeramas rambutnya supaya keraknya ikut rontok. Lakukan minimal 2 kali sehari: malam hari ketika tidur malam sampai menjelang waktu mandi pagi dan pagi/siang hari sampai menjelang waktu mandi sore. Insya Allah dalam beberapa hari kerak akan berkurang hingga kemudian hilang.  (Alhamdulillah kerak di kulit kepala Shofiya hilang dalam 3 hari).</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Bila di tempat Bunda tidak ada minyak zaitun, Bunda dapat mengunakan <em>baby oil</em> maupun minyak kelapa yang dioleskan seperti minyak zaitun.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hati-hati infeksi!</strong> Ketika Anda melakukan perawatan kerak kepala, berhati-hatilah. Kalau tidak, bisa terjadi infeksi pada kulit kepala bayi. Jangan melepas secara paksa kerak kepala saat kering, apalagi dilakukan dengan jemari tangan Bunda karena bisa melukai kulit kepala bayi, serta menimbulkan risiko infeksi.<br />
Jika Anda menjumpai tanda-tanda infeksi, seperti timbul ruam-ruam merah, bawa bayi ke dokter. Dokter mungkin akan menyarankan Anda menggunting rambut di bagian kulit kepala tersebut, dan memberinya salep antibiotik.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang perlu Bunda perhatikan antara lain:</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Bila keraknya sudah menebal dan keras, jangan selalu mencuci rambut bayi setiap kali memandikannya. Karena dapat menimbulkan kekeringan pada kulit kepala, yang akhirnya mempercepat peradangan. Jangan pula memaksakan kerak terkelupas karena dapat menimbulkan iritasi kulit.</li>
<li style="text-align:justify;">Potong rambut si bayi hingga pendek. Akan lebih baik jika dibotaki saja. Tujuannya untuk mencegah timbulnya peradangan kelenjar minyak, terutama pada bayi yang sering berkeringat. Disamping memperkecil risiko kerontokan.</li>
<li style="text-align:justify;">Jangan memberi bedak atau talk di kepala karena akan membuat kerak semakin tebal. Jangan pula si bayi dikenakan topi kecuali sangat diperlukan. Hal ini untuk menjaga agar kepala si bayi tak lembab.</li>
<li style="text-align:justify;">Kamar bayi atau ruangan di mana si bayi kerap berada harus diusahakan bersuhu sejuk. Apalagi jika si bayi sering berkeringat.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Perawatan kerak kepala jika rambut tidak digundul pd prinsipnya sama saja, tp coba sy tuliskan lg dech versi lainnya <strong>:</strong></p>
<ol>
<li style="text-align:justify;"><strong></strong>Pada kasus yang ringan, oleskan minyak kelapa atau<em> baby oil</em> di bagian kulit yang bersisik. Khusus pemakaian <em>baby oil </em>agar tak berlebihan, karena dapat mengakibatkan biang keringat. Hal ini lantaran kulit bayi tertutup rapat sehingga tak bernapas.</li>
<li style="text-align:justify;">Pijatlah daerah tersebut secara perlahan dan lembut, terutama      di bagian yang dekat ubun-ubun karena ubun-ubun masih terbuka dan lembek.      Tindakan ini dimaksudkan untuk melembutkan kerak sehingga mudah dibersihkan. Biarkan kira-kira 12 jam atau diinapkan semalam, agar      kerak melunak dan mudah dibersihkan. Anda bisa melakukannya pada saat bayi      tidur.</li>
<li style="text-align:justify;">Selanjutnya sisir rambut bayi dengan sisir khusus bayi secara perlahan dan hati-hati, agar kerak yang sudah lembut itu mengelupas. Bisa juga dengan menggunakan jari-jemari Anda yang sudah ditutup sarung tangan berbentuk jari dan terbuat dari bahan lembut/plastik elastis yang halus. Atau gunakan kapas yang sudah disterilkan.</li>
<li style="text-align:justify;">Setelah itu cucilah rambut si bayi dengan sampo khusus bayi. Gosok lembut sampai berbusa. Hati-hati, jangan sampai mengenai matanya. Lalu basuhlah sampai bersih. Oh ya, jangan gunakan air hangat, karena membuat kulit jadi lembab dan kulit yang lembab dapat memicu terjadinya peradangan kelenjar minyak.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hal lain yang harus diperhatikan:</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Bila semua usaha tak bisa memberikan hasil, perlu intervensi obat-obatan yang sifatnya menekan produksi kelenjar minyak. Apalagi bila puncak kepala berwarna merah dan mengeluarkan cairan kuning agak berminyak. Biasanya sudah dikatakan peradangan sedang, sehingga tak bisa lagi diatasi dengan obat tradisional. Segeralah bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang semestinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> Yuk, bersihkan kerak di kepala bayi Bunda, agar bayi jadi cantik, bersih dan merasa nyaman!</strong></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://desiemeilana.wordpress.com/category/parenting/tips/'>Tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/desiemeilana.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/desiemeilana.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/desiemeilana.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/desiemeilana.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/desiemeilana.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/desiemeilana.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/desiemeilana.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/desiemeilana.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/desiemeilana.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/desiemeilana.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/desiemeilana.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/desiemeilana.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/desiemeilana.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/desiemeilana.wordpress.com/1278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=desiemeilana.wordpress.com&amp;blog=8456240&amp;post=1278&amp;subd=desiemeilana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://desiemeilana.wordpress.com/2011/01/02/yuks-bersihkan-kerak-kepala-bayi-qita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4df0a2e9cce7ae10a593d502c4961d2b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">desiedwi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
